KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali menggelar Job Fair Kota Tangerang 2026 di Metropolis Town Square (Metos), Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis 25 Juni 2026 ini menjadi bagian dari program unggulan Gampang Kerja.
Sejak pagi hari, ribuan pencari kerja memadati area pameran untuk mencari informasi sekaligus melamar pekerjaan yang ditawarkan puluhan perusahaan peserta. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari antrean panjang di sejumlah stan perusahaan.
“Hari ini kita pertemukan para pengusaha dan pencari kerja dalam acara Job Fair. Ini untuk memberikan ruang dan peluang kepada masyarakat Kota Tangerang, khususnya yang sedang mencari pekerjaan,” ujar Wali Kota Tangerang, Sachrudin.
“Ini salah satu program unggulan kita, yaitu program Gampang Kerja,” lanjutnya.
Sediakan 15 Ribu Lowongan Kerja
Pada pelaksanaan tahun ini, Disnaker Kota Tangerang menggandeng 55 perusahaan yang membuka ratusan formasi jabatan. Ribuan peluang kerja tersebut tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan dan latar belakang keahlian.
Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan total lowongan yang disediakan mencapai sekitar 15 ribu posisi. Jumlah tersebut terdiri dari lowongan kerja dalam negeri maupun luar negeri.
“Pada kesempatan tahun ini, kita mendapatkan rekan kerja yaitu 55 perusahaan yang terdiri dari 257 formasi jabatan,” kata Ujang.
“Kita juga ada lowongan kerja di dalam negeri 5.000 lebih dan di luar negeri 9.000 lebih. Jadi total lowongan kerja yang kita sediakan kurang lebih sekitar 15.000,” tambahnya.
Dibuka untuk Berbagai Sektor Industri
Lowongan yang tersedia berasal dari berbagai bidang pekerjaan yang saat ini masih membutuhkan banyak tenaga kerja. Sektor kesehatan, ekonomi hingga teknik menjadi beberapa bidang yang paling banyak dicari perusahaan.
Menurut Ujang, kebutuhan tenaga kerja dari sektor-sektor tersebut masih cukup tinggi. Karena itu, perusahaan peserta membuka banyak kesempatan bagi para pencari kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
“Sektornya macam-macam. Ada yang di dunia kesehatan, juga berkaitan dengan ekonomi dan berbasis teknik,” jelas Ujang.
“Banyak perusahaan yang mencari tenaga kerja dari bidang medis, teknik maupun ekonomi,” sambungnya.
Pelamar Manfaatkan Kesempatan Bertemu Langsung dengan Perusahaan
Tingginya jumlah lowongan yang tersedia disambut antusias oleh para pencari kerja. Banyak pelamar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk langsung menyerahkan berkas lamaran dan mencari informasi mengenai kebutuhan perusahaan.
Salah satu pencari kerja asal Kecamatan Karawaci, Muhammad Fikri (24), mengaku sengaja datang sejak pagi agar dapat melamar ke beberapa perusahaan sekaligus. Menurutnya, Job Fair menjadi cara yang lebih efektif untuk mencari pekerjaan.
“Menurut saya ini sangat membantu karena kita bisa langsung bertemu dengan banyak perusahaan dalam satu tempat. Jadi lebih efektif dibanding harus mencari informasi lowongan sendiri,” ujar Muhammad Fikri.
“Saya sudah memasukkan lamaran ke beberapa perusahaan dan berharap ada yang sesuai dengan pengalaman serta kemampuan yang saya miliki,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Rizky Pratama (22), warga Kecamatan Cibodas. Ia mengaku telah mempersiapkan dokumen lamaran sejak beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung.
“Perusahaannya cukup banyak dan lowongan yang dibuka juga beragam, jadi kami sebagai pencari kerja punya banyak pilihan untuk melamar,” kata Rizky Pratama.
“Mudah-mudahan dari Job Fair ini saya bisa mendapatkan pekerjaan dan memulai karier sesuai dengan bidang yang saya pelajari,” tuturnya.
Antusiasme Warga Dinilai Sangat Tinggi
Wali Kota Tangerang Sachrudin menilai pelaksanaan Job Fair tahun ini mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari jumlah pengunjung yang memadati lokasi kegiatan sejak hari pertama.
Ia berharap keberadaan ribuan lowongan kerja tersebut dapat membantu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan perekonomian daerah. Program ini juga menjadi salah satu upaya Pemkot dalam memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja.
“Luar biasa, kita lihat antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Sachrudin.
“Mudah-mudahan dengan adanya Job Fair ini bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan perekonomian di Kota Tangerang,” lanjutnya.
Gratis dan Terbuka untuk Semua
Job Fair Kota Tangerang 2026 dapat diikuti secara gratis oleh seluruh masyarakat. Tidak hanya warga Kota Tangerang, pencari kerja dari luar daerah juga diberikan kesempatan untuk melamar pekerjaan yang tersedia.
Kebijakan tersebut dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan peluang kerja yang ditawarkan. Dengan begitu, manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas.
“Secara umum dan gratis, tidak dipungut bayaran,” kata Sachrudin.
“Tadi kita lihat juga ada yang dari luar kota. Kota Tangerang juga kita buka untuk semuanya,” tambahnya.
Beri Kesempatan bagi Penyandang Disabilitas
Selain lowongan kerja umum, Job Fair Kota Tangerang 2026 juga menyediakan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam mendorong dunia kerja yang lebih inklusif.
Disnaker Kota Tangerang memastikan perusahaan peserta tetap memenuhi ketentuan mengenai kuota tenaga kerja disabilitas. Bahkan, pemerintah daerah secara rutin menggelar Job Fair khusus bagi penyandang disabilitas.
“Untuk difabel, ada beberapa lowongan yang diperuntukkan sesuai dengan undang-undang, yaitu sebanyak 2 persen dari setiap perusahaan,” jelas Ujang.
“Kita juga mengadakan khusus Job Fair difabel. Kota Tangerang menyelenggarakan khusus Job Fair bagi kaum difabel,” tutupnya.
Sejak 2019 Sudah Serap 76 Ribu Tenaga Kerja
Program Job Fair yang rutin digelar Pemkot Tangerang terus menunjukkan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Ribuan pencari kerja telah berhasil memperoleh pekerjaan melalui kegiatan tersebut.
Berdasarkan data Disnaker Kota Tangerang, sejak tahun 2019 hingga saat ini sekitar 76 ribu tenaga kerja telah terserap melalui pelaksanaan Job Fair. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan program dalam mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja.
“Kalau dari total keseluruhan pelaksanaan Job Fair sejak 2019, kita sudah sekitar 76.000 tenaga kerja yang terserap dari Job Fair ini,” pungkas Ujang.










