JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Apa jadinya jika suara klakson kendaraan, angkot, dan fenomena “Om Telolet Om” masuk ke dalam sebuah lagu pop modern? NO NA menjawabnya lewat “HONK!”, single yang dirilis April 2026 dan kini menjadi salah satu rilisan yang memperlihatkan keberanian girl group Indonesia mengeksplorasi identitas lokal.
Dengan balutan pop, funk, dan dance, “HONK!” memiliki karakter yang cerah dan penuh energi. Beat yang catchy menjadi pintu masuk, sementara elemen budaya jalanan Indonesia menjadi identitas yang membuat lagu tersebut berbeda.
Suara kendaraan yang biasanya hanya menjadi bagian dari kebisingan kota justru ditempatkan sebagai elemen kreatif. Bagi NO NA, kehidupan urban Indonesia memiliki karakter yang dapat diterjemahkan menjadi bahasa musik.
Fenomena “Om Telolet Om” juga mendapat tempat dalam konsep lagu. Fenomena yang pernah menjadi viral tersebut diolah kembali dalam konteks musik dan hiburan modern.
Konsep ini membuat “HONK!” memiliki daya tarik visual dan audio sekaligus. Video musiknya tampil dengan warna-warna berani, atmosfer kota, serta elemen kendaraan umum yang memperkuat nuansa playful.
“Yang ingin kami hadirkan adalah energi yang ceria, penuh percaya diri, tetapi tetap punya identitas,” menjadi gambaran karakter yang dibawa NO NA melalui rilisan tersebut.
Bukan hanya musik, koreografi juga menjadi bagian penting dari paket “HONK!”. Gerakan yang dinamis membuat lagu ini memiliki potensi kuat untuk diterjemahkan menjadi konten dance di media sosial.
Fenomena tersebut sejalan dengan strategi NO NA dalam memperluas jangkauan audiens. Lagu mulai digunakan penggemar sebagai materi konten, termasuk dance challenge, sehingga membuka peluang interaksi dengan pendengar dari berbagai negara.
Di era ketika musik dan visual berjalan beriringan, NO NA memahami bahwa sebuah lagu membutuhkan dunia yang bisa dikenali. “HONK!” membangun dunia tersebut dari sesuatu yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia: jalanan.
Hasilnya adalah sebuah rilisan pop yang terdengar modern, tetapi tetap membawa aroma lokal yang kuat. (san/*) #foto dok. ig@nonawavnews dan nonawavnews_








