TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Banjir melanda Perumahan Pinang Griya Permai, RW 05, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Jumat, 23 Januari 2026. Banjir dipicu jebolnya tanggul di wilayah RW 06 yang menyebabkan air masuk ke permukiman warga sejak pagi hari.
Ketua RW 05 Pinang Griya Permai, Hadi Utomo, mengatakan banjir mulai masuk sekitar pukul 05.00 WIB dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Warga bersama aparat setempat sempat berjaga sejak malam untuk memastikan kondisi tanggul tetap aman.
“Kami terdampak banjir sebetulnya dari tadi pagi. Pagi-pagi kami dapat kiriman dari RW 06, ada tanggul yang jebol, dan air masuk sekitar jam 5 pagi dengan ketinggian kurang lebih setinggi paha orang dewasa,” kata Hadi Utomo.
Menurut Hadi, tanggul di RW 05 sebenarnya telah diperbaiki dan tidak mengalami kerusakan. Namun, derasnya air dari tanggul RW 06 yang berada di belakang wilayahnya menyebabkan banjir merembet ke permukiman warga.
“Alhamdulillah tanggul RW 05 tidak jebol, yang jebol itu di RW 06. Tapi air tetap masuk ke warga kami dari belakang,” ujarnya.
Banjir tersebut berdampak pada sejumlah RT di RW 05, mulai dari RT 06 hingga RT 10. Seiring meningkatnya debit air, genangan juga meluas hingga RT 02, sementara RT 01 relatif aman karena posisinya berada di bagian depan.
“Kami punya 10 RT, yang terdampak itu RT 06, 07, 08, 09, dan 10. Siangnya air sampai ke RT 02,” jelasnya.
Hadi menyebutkan, jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir mencapai ratusan. Sebagian warga memilih bertahan di rumah, sementara lainnya mengungsi ke kediaman kerabat di luar kompleks.
“Kurang lebih sekitar 300 sampai 340 KK terdampak. Ada yang bertahan, ada juga yang pindah ke rumah saudaranya di luar Pinang Griya Permai,” kata Hadi.
Ia menambahkan, kawasan Pinang Griya Permai sebenarnya jarang terdampak banjir meskipun berada di dekat Kali Angke dan berseberangan dengan Ciledug Indah. Normalisasi tanggul sebelumnya telah dilakukan oleh pemerintah, namun jebolnya tanggul di RW 06 menjadi pemicu utama banjir kali ini.
“Sebetulnya Pinang Griya hampir tidak pernah banjir. Tanggul sudah dibenahi dari depan sampai belakang, tapi yang di RW 06 jebol,” ungkapnya.
Dalam penanganan banjir, BPBD Kota Tangerang telah menerjunkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga. Pemerintah Kota Tangerang juga menyiapkan dapur umum serta bantuan logistik bagi warga terdampak.
“BPBD sudah bawa perahu karet, Pak Wali Kota juga sudah datang dan rencananya membuka dapur umum. Bantuan makanan juga datang dari RW 04 Buana Garden dan warga lainnya,” tuturnya.
Hadi memastikan proses evakuasi berjalan aman dan kondusif. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa akibat banjir tersebut.
“Alhamdulillah aman semua, warga selamat, tidak ada yang luka ataupun meninggal dunia,” pungkasnya.










