80 Persen Truk Sampah Kota Tangerang Telah Terpasang GPS

80 Persen Truk Sampah Kota Tangerang Telah Terpasang GPS

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperkuat sistem pengelolaan sampah dengan memasang perangkat Global Positioning System (GPS) pada armada truk pengangkut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan pengangkutan berjalan optimal dan kinerja armada dapat terpantau secara real time.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan pemasangan GPS dilakukan secara bertahap.

Bacaan Lainnya

“Sebagian sudah ada. Sebagian lagi memang belum, apalagi yang baru-baru kan kita belum. Kita berharap nanti semuanya bisa kita pasang GPS,” ujar Wawan baru-baru ini.

Dengan sistem tersebut, pergerakan armada pengangkut sampah dapat dipantau melalui server. Wawan memastikan armada yang telah terpasang GPS sudah bisa dikendalikan dan dimonitor.

“Bisa. Bisa. Dan memang sebenarnya kan mereka sudah kita batasi dalam bentuk adanya UPT ini. Mobil A, B, C, D misalnya, itu adanya di bawah naungan UPT Barat. Areanya memang di sana dan kendali operasinya ada di Kepala UPT,” jelasnya.

Saat ini, operasional armada berada di bawah koordinasi masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT). Skema ini memungkinkan fleksibilitas pergerakan jika terjadi kebutuhan mendesak, seperti lonjakan timbulan sampah atau kegiatan tertentu di wilayah lain.

“Kalaupun ada tugas tambahan, misalnya mobil operasional di Kelurahan Sukasari, kemudian ada kebutuhan mendadak di Sukarasa karena event atau timbulan sampah meningkat, Kepala UPT bisa menginstruksikan untuk mendukung. Biasanya masih dalam satu lingkup kecamatan,” katanya.

BACA JUGA  : Selat Hormuz Ditutup, Bahlil Klaim Stok BBM RI Aman 20 Hari

Wawan menegaskan, pemasangan GPS bukan sekadar untuk memantau posisi kendaraan, melainkan juga untuk mengontrol kinerja armada agar tetap disiplin menjalankan tugas.

“Intinya kita berharap nantinya bisa kontrol armada-armada ini dari sisi kinerja. Mereka terus termonitor melakukan tugas. Jangan sampai juga kerja tahu-tahu adanya di warung kopi,” tegasnya.

Berdasarkan data DLH, total armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Tangerang saat ini mencapai 274 unit. Dari jumlah tersebut, hampir 80 persen telah terpasang GPS dan terhubung ke server pemantauan.

“Hampir 80 persen sudah ada. Kecuali yang baru-baru itu sudah terinstal langsung dari pabrikannya,” imbuhnya.

Ke depan, DLH menargetkan seluruh armada terintegrasi dalam sistem pemantauan digital guna mendukung pelayanan kebersihan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel di Kota Tangerang.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.