“Jalan Tengah” Jadi Bukti Mimpi Mikha Tambayong Terwujud Duet Perdana Bareng Rayi Putra

foto dok. mymusic records
foto dok. mymusic records

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Kolaborasi Mikha Tambayong dan Rayi Putra dalam single terbaru “Jalan Tengah” bukan sekadar menghadirkan lagu tentang perpisahan yang dewasa. Di balik karya tersebut, tersimpan kisah personal yang telah dipendam Mikha selama hampir dua dekade hingga akhirnya terwujud menjadi sebuah duet yang penuh makna.

Dirilis di bawah naungan MyMusic Records, “Jalan Tengah” menjadi pertemuan pertama Mikha dan Rayi dalam sebuah proyek musik. Lagu ciptaan Rayi Putra bersama Ankadiov dan Wizzy dari RAW Music ini mengangkat kisah dua insan yang memilih mengakhiri hubungan secara baik-baik karena menyadari perbedaan yang mereka miliki sudah tidak lagi dapat dipersatukan.

Bacaan Lainnya

Berbeda dari lagu patah hati pada umumnya yang sarat konflik, “Jalan Tengah” justru menawarkan sudut pandang yang lebih dewasa. Lagu ini mengajak pendengar memahami bahwa cinta terkadang bukan soal bertahan, melainkan tentang keberanian menerima kenyataan dan merelakan seseorang pergi tanpa harus saling menyalahkan.

Rayi Putra mengatakan, lagu ini ingin menggambarkan bahwa sebuah hubungan yang berakhir tidak selalu berarti kisah cintanya gagal.

“Jalan Tengah adalah mature break-up song. Kami ingin menunjukkan bahwa dua orang bisa memilih berpisah dengan penuh penerimaan, tanpa kebencian maupun amarah, karena terkadang cinta saja memang tidak cukup untuk membuat sebuah hubungan bertahan,” ujar Rayi Putra.

Bagi Mikha Tambayong, kolaborasi ini menjadi momen yang sangat emosional. Ia mengenang pertemuannya dengan Rayi saat masih berusia 13 tahun ketika mengikuti ajang pencarian bakat pada 2008. Kala itu, Rayi hadir sebagai bintang tamu dan tanpa pernah mengungkapkannya kepada siapa pun, Mikha menyimpan harapan untuk bisa bernyanyi bersama sang musisi.

Impian yang sempat hanya menjadi angan tersebut akhirnya terwujud lewat “Jalan Tengah”, menjadikan proyek ini sebagai salah satu pencapaian yang paling berkesan dalam perjalanan karier bermusiknya.

“Kolaborasi ini benar-benar menjadi full circle moment sekaligus dream come true bagi saya. Dulu saya hanya bisa membayangkan bisa berduet dengan Rayi, dan sekarang akhirnya terwujud melalui lagu ini,” ungkap Mikha Tambayong.

Tak hanya kuat dari sisi cerita, kualitas musikal “Jalan Tengah” juga diperkuat oleh Bianca Nelwan sebagai vocal director, sementara proses mixing dan mastering digarap oleh Reyner Ferdinand.

Sementara itu, video musik garapan sutradara Moedhalie turut mempertegas makna lagu melalui simbol labirin yang menggambarkan dua orang yang sempat berjalan bersama, tetapi akhirnya memilih melanjutkan perjalanan masing-masing setelah menyadari tujuan hidup mereka sudah berbeda.

Melalui “Jalan Tengah”, Mikha Tambayong dan Rayi Putra menghadirkan karya yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mengajak pendengar melihat perpisahan dari sudut pandang yang lebih bijaksana. Sebab, terkadang bentuk cinta yang paling tulus adalah berani melepaskan, bukan memaksakan untuk tetap bersama. (san/*) #foto dok. mymusic records

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.