Annisa Mahesa Tegaskan Komitmen Gerindra atas KEM-PPKF 2026

Annisa Mahesa Tegaskan Komitmen Gerindra atas KEM-PPKF 2026
Annisa Mahesa Tegaskan Komitmen Gerindra atas KEM-PPKF 2026

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Anggota DPR RI dari Dapil Banten II, Annisa Mahesa, menegaskan dukungan Fraksi Gerindra terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2026. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III Tahun 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa 27 Mei 2025.

Annisa menekankan pentingnya kebijakan fiskal yang adaptif dan berpihak pada rakyat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional dan internasional.

Bacaan Lainnya

Fraksi Gerindra, kata Annisa, konsisten mendorong kemandirian ekonomi dan sosial demi tercapainya Indonesia yang adil dan sejahtera. Komitmen itu diwujudkan melalui program-program konkret seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), ketahanan pangan dan energi, pembangunan rumah rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, Sekolah Rakyat, serta penguatan desa, UMKM, dan Koperasi Merah Putih.

“Program tersebut tidak hanya relevan terhadap pemenuhan hak dasar rakyat, tetapi juga menjadi multiplaier bagi pencapaian pertumbuhan inklusif, peningkatan kualitas SDM untuk memastikan keberhasilan target pertumbuhan ekonomi mencapai 8% di akhir tahun 2029,” ujar Annisa.

Fraksi Gerindra juga menyambut baik tema kebijakan fiskal pemerintah tahun 2026, yaitu “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi”. Tema ini dinilai sangat relevan dalam mendorong kemandirian, pertumbuhan yang berkelanjutan, pemerataan, serta pembangunan yang ramah lingkungan.

Terkait asumsi dasar penyusunan RAPBN 2026, Fraksi Gerindra memberikan dukungan pada indikator utama, antara lain pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan antara 5,2% hingga 5,8%, inflasi 1,5% hingga 3,5%, serta nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.900 per USD.

Annisa menambahkan bahwa Fraksi Gerindra memandang target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6% hingga 6,3% pada tahun 2026 sebagai langkah yang lebih realistis dan strategis untuk mencapai pertumbuhan 8% pada tahun 2029, sesuai dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Target ini dianggap sebagai landasan kuat yang mendukung pencapaian sasaran pembangunan jangka panjang tersebut.

“Target ini menunjukkan optimisme tapi tetap realistis, dan cukup menantang di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Selain itu mengingat kuatnya dukungan politik, sinergi fiskal-moneter, serta langkah reformasi struktural di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Annisa.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.