KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kasus bullying belakangan marak menjadi pemberitaan di media massa. Bahkan terbaru kasus bullying anak SD di Sukabumi.
Korban bullying tidak sedikit mengaku ketakutan untuk bersuara, dampaknya tentu buruk bagi psikologis seorang korban yang kebanyakan masih seorang anak.
Mengantisipasi hal tersebut terjadi di Kota Tangerang, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu psikologi, kesehatan mental, parenting, sampai perlindungan anak.
Puspaga Kota Tangerang dihadirkan secara gratis dan terbuka untuk seluruh masyarakat Kota Tangerang.
Ketua Puspaga Kota Tangerang, Sri Damayanti menambahkan, Puspaga Kota Tangerang sendiri telah beroperasi sejak tahun 2019 silam. Selama ini, Puspaga Kota Tangerang memfokuskan pelayanan dalam bentuk pencegahan dan informasi, konseling dan konsultasi, sampai penjangkauan dan pendampingan keluarga. Tidak hanya itu, Puspaga Kota Tangerang juga rutin menyapa para anak-anak dan remaja lewat program Puspaga Go to School.
“Kami selalu berkomitmen memberikan layanan preventif dan promotif dalam bentuk layanan pencegahan dan informasi, layanan konsultasi dan konseling, serta layanan penyadaran, sosialisasi bimbingan, dan pendampingan keluarga yang bisa diakses seluruh masyarakat Kota Tangerang,” tambah Ketua Puspaga Kota Tangerang, Sri Damayanti.
Saat ini, Puspaga Kota Tangerang selalu membuka layanan di Gedung Cisadane, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Buka setiap hari Senin-Jumat pukul 09.00-16.00 WIB. Untuk tata cara pendaftarannya, langsung kunjungi Instagram resminya di @puspaga.tangerangkota atau Whatsapp di 081-398-847-460.
BACA JUGA :









