Pria yang akrab disapa dengan sebutan Bamsoet ini menjelaskan, Indonesia Classic Expo melibatkan para kolektor, komunitas serta penggemar mobil serta motor klasik dari seluruh Indonesia. Kolektor yang akan menampilkan koleksi kendaraan klasiknya dipilih secara selektif melalui kurator berpengalaman.
Para pengunjung akan dibuat tercengang dengan kehadiran sejumlah mobil klasik yang ditampilkan diantaranya mobil Mercedez Benz 220s 1964, Fiat 1100 – Konde 1950, Alfa Romeo Spider 1966 serta Camaro RS 327 1968 (Fast and Furious).
Sementara itu Bamsoet sendiri akan menampilkan mobil Mercedes-Benz 500SEL anti peluru yang pernah menjadi mobil kepresidenan era Soeharto tahun 1990-an dan mobil Rolls-Royce Silver Shadow II yang pernah digunakan mendiang Ratu Elizabeth II saat datang ke Indonesia pada 15-22 Maret 1974.
“Kami berharap Ajang Indonesia Classic Expo ini mampu menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahim para pencinta, kolektor, serta penggemar komunitas klasik Indonesia. Selain untuk memanfaatkan kekuatan sosial yang mereka miliki menjadi kekuatan ekonomi dengan menghadirkan berbagai usaha baru,” kata Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina Mercedes-Benz Club Indonesia (MBCI) dan Kepala Badan Polhukam Kadin Indonesia ini menerangkan, mengoleksi mobil klasik tidak hanya sebatas hobi. Tetapi juga bisa berkembang menjadi investasi. Karena harga mobil klasik tidak akan turun, namun semakin mahal karena semakin antik dan langka.
“Terus terang hobi mengoleksi mobil klasik itu harus dibudayakan, awalnya memang hobi, tetapi lama-lama justeru bisa menjadi investasi karena adanya nilai sejarah dan nilai ekonomi kendaraan klasik yang terus bertambah harganya setiap tahun,” pungkas Bamsoet









