Banjir di Cipondoh, Camat Marwan Pastikan Logistik dan Layanan Kesehatan untuk Warga Terdampak

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Banjir merendam wilayah Kelurahan Petir, tepatnya di RT 02, RT 03, dan RT 05/RW 06, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerag, pada Selasa, 5 Mei 2026. Genangan air terjadi akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya yang memicu luapan Kali Angke.

Camat Cipondoh, Muhamad Marwan, mengatakan kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut meski sebelumnya sempat merendam permukiman warga. Ia bersama jajaran kelurahan turun langsung untuk memantau situasi di lokasi terdampak.

Bacaan Lainnya

“Siang hari ini saya dengan teman-teman tadi di kelurahan memonitor banjir di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Alhamdulillah saat ini sudah mulai agak surut dan memang kalau di sini bukan langganan banjir, tapi sering terjadi banjir mengingat curah hujan yang kemarin begitu deras sampai hari ini,” ujarnya kepada Lensa Banten saat dikonfirmasi.

Banjir Terjadi Sejak Malam Hari

Marwan menjelaskan, banjir mulai terjadi sejak Senin malam, 4 Mei 2026 setelah intensitas hujan meningkat. Pada sore hari sebelumnya, kondisi air masih relatif normal sebelum akhirnya naik secara signifikan menjelang tengah malam.

“Mulai tadi malam. Tadi sore posisi jam 6 menjelang magrib saja air masih sedikit, jam 11 malam tadi mulai naik airnya,” kata Marwan.

Ketinggian air di lokasi bervariasi antara 30 hingga 50 sentimeter. Dampaknya, sekitar 150 kepala keluarga terdampak dan puluhan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Ketinggian antara 30 sampai 50 sentimeter. Kalau melihat dampak ada sekitar 150 KK kurang lebih, dan sekitar 45 warga mengungsi hari ini,” jelasnya.

Warga Mengungsi dan Layanan Kesehatan Disiagakan

Para pengungsi sementara ditempatkan di lokasi yang telah disiapkan, salah satunya di area milik PT Tung. Pemerintah juga memastikan layanan kesehatan tetap tersedia bagi warga terdampak.

“Yang mengungsi memang ada tempat pengungsian di sini, khusus dari tempatnya PT Tung. Tim medis juga dari Puskesmas Petir standby di tempat pengungsian,” ungkapnya.

Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menangani dampak banjir dengan menyalurkan berbagai bantuan logistik. Dalam penanganan ini, sejumlah pihak terlibat, di antaranya Dinas Sosial Kota Tangerang, Tagana, UPTD Puskesmas Petir, serta pihak Green Lake City.

“Bantuan sampai dengan hari ini dari warga setempat, para donatur, dan khusus Dinas Sosial juga sudah memberikan sekitar kurang lebih 500 bungkus nasi, nanti juga malam akan dikirim lagi. Dari kelurahan juga kita antisipasi air mineral hari ini kita kirim,” jelasnya.

Marwan menambahkan, banjir yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh hujan lokal, tetapi juga kiriman air dari wilayah hulu. Aliran dari kawasan Bogor melalui Kali Angke menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi.

“Kalau di atas, di Bogor hujan, air kiriman Katulampa naik, pasti larinya ke arah Petir sini melalui Kali Angke,” tuturnya.

Warga Harap Solusi Jangka Panjang

Sejumlah warga terdampak mengaku sudah tidak terkejut dengan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Meski begitu, mereka tetap berharap adanya solusi konkret dari pemerintah.

“Kalau banjir di sini kita sudah nggak kaget, tapi pemerintah ada membantu masyarakat, dari penyaluran logistik sembako, kesehatan, dan tempat pengungsian,” ujar Mirna.

Warga lainnya berharap penanganan aliran sungai dapat segera dilakukan agar banjir tidak terus berulang setiap kali hujan deras.

“Harapannya ke depan sih ada solusi biar nggak banjir terus tiap hujan deras. Mungkin dari aliran kali atau drainasenya bisa diperbaiki supaya air nggak meluap lagi,” ungkap Rudi.

Marwan pun berharap ke depan ada penanganan yang lebih optimal terhadap aliran Kali Angke sebagai langkah pencegahan banjir. Upaya normalisasi sungai dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

“Harapan ke depan mudah-mudahan banjir cepat surut, ke depan mungkin cepat penanganan berkaitan dengan aliran sungai, khususnya Kali Angke,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.