Bapopsi Kota Tangerang Bentuk Tim Recovery Atlet, Antisipasi Cidera Sejak Dini

Wasit Cabor Pencak Silat Gunakan Teknologi dalam Penilaian
Juri berbaju putih saat menggunakan alat untuk menilai atlet pada cabor Pencak Silat di POPDA XI Banten

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Untuk mendukung performa optimal para atlet muda, Bapopsi Kota Tangerang membentuk tim recovery khusus yang bertugas memantau dan menangani potensi cedera sejak masa latihan hingga menjelang kompetisi.

Sekretaris Umum Bapopsi Kota Tangerang, Agus Prasetyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk tim recovery khusus. Tim ini bertugas melakukan pendampingan dan penanganan cedera atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) secara berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Tim ini akan bekerja sejak masa seleksi. Kami sudah menugaskan 3–4 orang untuk mendampingi setiap cabang, agar kontrol terhadap kondisi atlet bisa lebih maksimal,” jelas Agus, Kamis 26 Juni 2025.

Tak hanya itu, Bapopsi juga menerjunkan tim monitoring serta tenaga medis untuk mendukung tugas tim recovery. Jika atlet mengalami cedera ringan saat berlatih, penanganan bisa langsung diberikan oleh tim recovery. Namun jika cedera lebih serius, maka akan ditangani bersama tim medis yang telah disiapkan.

Agus menekankan pentingnya penanganan cedera sejak dini agar tidak mengganggu performa atlet di ajang kompetisi mendatang. “Kami tidak ingin ada atlet yang belum pulih maksimal saat bertanding. Dengan pendampingan ini, kami harap mereka bisa tampil optimal hingga babak final,” tegasnya.

Cabang olahraga yang paling rentan terhadap cedera, lanjut Agus, adalah bela diri dan gulat. Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan di seluruh cabang karena potensi cedera bisa terjadi di mana saja.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.