Bogasari Latih 20 Guru SMKN 2 Cirebon

Bogasari memberikan pelatihan kepada 20 guru dari SMKN 2 Cirebon sebagai bagian dari pengembangan SMK PK (Pusat Keunggulan) di wilayah tersebut

LENSABANTEN.CO.ID  – Bogasari memberikan pelatihan kepada 20 guru dari SMKN 2 Cirebon sebagai bagian dari pengembangan SMK PK (Pusat Keunggulan) di wilayah tersebut. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam bidang tata boga, khususnya dalam pengolahan tepung terigu menjadi berbagai produk makanan.

Kelas praktisi mengajar di SMKN 2 Cirebon diselenggarakan selama 2 hari dan melibatkan para ahli dari Bogasari Baking Center (BBC). Para guru mendapatkan pelatihan praktik langsung dalam pembuatan produk makanan, termasuk Roti Manis Boy dan Chocolate Stuffed Cookies. Pelatihan ini tidak hanya mencakup aspek praktik, tetapi juga pemahaman tentang bahan baku, teknik pengolahan, teknologi, dan perhitungan harga jual produk.

Bacaan Lainnya

“Tidak hanya teori, tapi pengajaran praktik langsung di lapangan,” ucap Anwar, Vice President Human Resources PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari dalam siaran pers Bogasari Mengajar, Jumat 6 Oktober 2023, di SMKN 2 Cirebon

Selain memberikan pelatihan, Bogasari juga berkolaborasi dengan SMK PK untuk mengembangkan varian produk baru dalam Teaching Factory (TEFA) Cullinary. Produk-produk ini diharapkan dapat terjangkau secara harga dan menarik bagi anak-anak muda, sehingga mendukung pengembangan bisnis di sekolah dan membantu siswa memahami dunia usaha dan industri.

“Makanya kami sangat senang Bogasari sebagai pabrik tepung terigu pertama dan terbesar di Indonesia dapat membantu pengembangan SMK PK di sekolah kami seperti yang dilakukan juga di SMK PK lainnya,”imbuhnya.

Bogasari memberikan pelatihan kepada 20 guru dari SMKN 2 Cirebon sebagai bagian dari pengembangan SMK PK (Pusat Keunggulan) di wilayah tersebut

Pelatihan ini merupakan langkah awal, dan para guru yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan akan dapat mengajarkan keterampilan ini kepada para siswa melalui program pengajaran reguler di sekolah. Bogasari juga menyediakan dukungan jarak jauh dalam bentuk konsultasi jika ada kendala yang timbul dalam proses pengajaran.

“Produk ini sangat cocok untuk kalangan anak muda yang suka jajan makanan sambil menikmati minuman ringan. Atau untuk segmen orang dewasan sebagai teman seruput kopi dan teh. Yang pasti pembuatannya sederhana dan praktis,” ucap Babun, Chef dari Bogasari Baking Center di sela-sela pelatihan.

Kerja sama antara industri dan sekolah seperti ini dapat membantu memajukan pendidikan kejuruan dan meningkatkan keterampilan siswa dalam memasuki dunia kerja. Selain itu, ini juga dapat menjadi kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi lokal melalui pengembangan produk-produk lokal yang inovatif.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.