KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ciangir kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui program “BAPAS Goes to School”. Program tersebut hadir dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP El Hasan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bapas Kelas II Ciangir untuk memberikan edukasi kepada peserta didik baru sejak awal memasuki lingkungan sekolah. Harapannya, para siswa memiliki bekal karakter yang kuat serta mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital.
Bekali Siswa dengan Pendidikan Karakter dan Bahaya Judi Online
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai pendidikan karakter, pencegahan bullying, serta bahaya judi online. Edukasi ini bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
BACA JUGA : Pantau MPLS di Cipondoh, Bunda PAUD Kota Tangerang Tekankan Lingkungan Sekolah Ramah Anak
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk perundungan terhadap korban maupun pelaku. Mereka diajak untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan saling menghargai antar sesama siswa.
Tak hanya membahas bullying, Bapas Kelas II Ciangir juga mengingatkan siswa mengenai bahaya judi online yang kini semakin mudah diakses melalui perangkat digital.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak negatif judi online terhadap kesehatan mental, masa depan pendidikan, kondisi ekonomi keluarga, hingga risiko hukum yang dapat menjerat pelakunya.
“Melalui program BAPAS Goes to School, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat kepada para siswa agar mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, serta mampu menjauhi berbagai perilaku negatif, termasuk bullying maupun judi online,” ujar Kepala Bapas Kelas II Ciangir, Anjar Seto.
BACA JUGA : Terlilit Biaya Pernikahan, Buruh Pabrik Nekat Coba Curi Motor hingga Tusuk Ojol
Ajak Bijak Menggunakan Teknologi Digital
Selain Kepala Bapas Kelas II Ciangir, kegiatan edukasi juga menghadirkan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya Bapas Kelas II Ciangir, Nunik, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, ia mengajak para siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan tidak mudah terpengaruh oleh konten maupun aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri.
Menurutnya, penggunaan media digital yang bijak menjadi salah satu kunci agar pelajar dapat berkembang dengan baik di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Kesadaran tersebut perlu dibangun sejak dini agar siswa mampu membedakan aktivitas yang bermanfaat dengan yang berpotensi melanggar hukum.
BACA JUGA : Sensus Ekonomi 2026 di Tangerang, Wali Kota: Camat Harus Turun Langsung!
“Kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya saling menghormati, tidak melakukan perundungan, serta menggunakan media digital secara bijak agar terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Nunik.
Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan
Melalui program “BAPAS Goes to School”, Bapas Kelas II Ciangir berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda.
Sinergi tersebut dinilai penting sebagai langkah preventif untuk mencegah kenakalan remaja sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Bapas Kelas II Ciangir juga berharap edukasi seperti ini dapat terus menjangkau lebih banyak sekolah. Dengan demikian, semakin banyak pelajar yang memiliki karakter kuat, berintegritas, bijak menggunakan teknologi, serta terhindar dari bullying maupun pengaruh negatif dunia digital.









