BPBD Kota Tangerang Aktifkan 5 Pompa, Tangani Banjir Periuk Damai

Suasana banjir di kawasan Perumahan Periuk Damai pada Senin 26 Januari 2026. Foto: Dony-Lensabanten

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengerahkan lima unit pompa penyedot air untuk mempercepat surutnya banjir di Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Hingga Senin, 26 Januari 2026 sore, genangan air di kawasan tersebut masih terpantau cukup tinggi dan menghambat aktivitas warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan pengoperasian pompa dilakukan setelah kondisi memungkinkan untuk membuang air ke Kali Sabi. Aktivasi pompa tersebut turut didukung oleh bantuan PLN guna memastikan aliran listrik bagi pompa-pompa yang digunakan.

Bacaan Lainnya

“Per tadi siang, pompa-pompa yang ada di sini sudah mulai aktif dikarenakan sudah memungkinkan untuk membuang air ke Kali Sabi,” ujarnya.

Mahdiar menjelaskan, lima pompa yang dikerahkan terdiri dari pompa listrik dan pompa diesel. Seluruh pompa ditempatkan di titik-titik strategis yang menjadi lokasi genangan terdalam di kawasan Periuk Damai.

“Ada lima pompa yang ada di belakang kita ini, mudah-mudahan segera membantu proses surutnya air di Periuk Damai ini,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air di Periuk Damai masih bervariasi, mulai dari dua hingga empat meter. Titik terdalam berada di sekitar lokasi pompa penyedot yang menjadi fokus utama penanganan banjir.

Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar bersama tim saat mengecek lokasi banjir di Perumahan Periuk Damai. fotoL: dony-Lensabanten

“Ketinggian masih variatif, mulai dari 2 sampai 4 meter. Ini posisi yang paling dalam di antara semua area di Periuk Damai,” jelas Mahdiar.

Selain pengoperasian pompa, penanganan banjir juga dilakukan melalui peninggian titik-titik rawan oleh Dinas PUPR Kota Tangerang. BPBD juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) serta pihak terkait untuk penambahan pompa.

“Kita sudah koordinasi dengan teman-teman PU dan BBWS untuk meminta pompa tambahan, tinggal menunggu akses yang memungkinkan untuk mobilisasi,” tuturnya.

Terkait kondisi warga terdampak, BPBD mencatat masih ada sebagian warga yang bertahan di rumah, khususnya yang memiliki bangunan bertingkat. Petugas gabungan terus melakukan patroli dan siaga untuk membantu evakuasi maupun mobilisasi warga apabila dibutuhkan.

“Masih ada warga di rumah yang memiliki lantai dua, dan kami terus melakukan patroli serta standby jika ada permohonan bantuan,” kata Mahdiar.

BPBD Kota Tangerang juga memastikan pendistribusian logistik, terutama kebutuhan konsumsi dan Perabotan rumah tangga, terus difasilitasi bagi warga terdampak banjir di Perumahan Periuk Damai.

“Salah satunya itu yang kita coba fasilitasi,” tutup Mahdiar.

BPBD Kota Tangerang berharap genangan air dapat segera surut apabila kondisi cuaca tetap mendukung. Menurut Mahdiar, hujan dengan intensitas tinggi masih menjadi faktor yang dapat memperlambat proses surutnya banjir.

“Mudah-mudahan cuacanya masih terus baik, jangan sampai turun hujan lagi, apalagi seekstrem beberapa hari yang lalu,” tutup Mahdiar.

Diberitakan sebelumnya, dampak intensitas hujan yang sangat tinggi menyebabkan banjir dibeberapa kecamatan yang ada di Kota Tangerang per Jumat, 23 Januari 2026 hingga Senin sore.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.