Dari Duka ke Dentuman: Seringai Bangkit Lewat “Sejati” dan “Senarai Feses”

Dari Duka ke Dentuman Seringai Bangkit Lewat “Sejati” dan “Senarai Feses”

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Kehilangan bisa menghancurkan. Tapi bagi Seringai, kehilangan justru menjadi bahan bakar untuk bangkit lebih kuat dari sebelumnya. Setelah wafatnya Ricky Siahaan pada April 2025, banyak yang bertanya: apakah Seringai masih akan bertahan?, Jawabannya datang dengan dentuman keras.

Lewat dua video musik terbaru, “Sejati” dan “Senarai Feses”, Seringai tidak hanya kembali—mereka berevolusi. Dua lagu ini menjadi bagian dari album IV: Anastasis, yang akan dirilis pada 23 April 2026 melalui label independen mereka sendiri, High Octane Production.

Bacaan Lainnya

Diproduseri oleh Sammy Bramantyo, album ini membawa warna baru dengan kehadiran Angga Kusuma sebagai pengisi seluruh lini gitar. Album ini adalah bentuk kebangkitan. Energinya lebih gelap, lebih intens, dan penuh emosi, menjadi gambaran kuat dari fase terbaru mereka.

Formasi live terbaru pun jadi sorotan. Bersama Arian 13 dan Edy Susanto, kini hadir dua gitaris sekaligus: Angga Kusuma dan Darma Respati. Hasilnya? Dentuman suara yang lebih tebal, lebih liar, dan lebih menghantam.

TONTON VIDEO :

Visual video musiknya juga tidak kalah kuat. Disutradarai oleh Edy dan Rifqi Fadhlurrahman dari Angin Segar, proses produksi dilakukan di Gedung Putih Studio yang diubah menjadi “medan tempur” penuh energi.

Kolaborasi dengan VANS Indonesia juga mempertegas akar mereka di kultur independen. “Ini bukan tentang kembali, tapi tentang melanjutkan dengan kekuatan baru. Kami masih di sini,” menjadi pesan yang terasa di setiap dentuman lagu.

Seringai membuktikan bahwa mereka bukan sekadar band—mereka adalah simbol perlawanan yang terus hidup. Dan kali ini, mereka datang dengan suara yang lebih keras dari sebelumnya. (san/*) #foto dok. seringai

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.