Dinkes Kota Tangerang Batalkan Pengadaan Videotron Rp1,1 Miliar, Anggaran Dialihkan

Videotron Rp1,1 Miliar Batal Dibeli Dinkes Tangerang, Ini Alasan Dini Anggraeni
Videotron Rp1,1 Miliar Batal Dibeli Dinkes Tangerang, Ini Alasan Dini Anggraeni

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Rencana Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang membelanjakan anggaran Rp1,1 miliar lebih untuk pengadaan LED Videotron resmi tidak dilanjutkan. Paket pengadaan yang sebelumnya masuk dalam Rencana Pengadaan Dinkes Kota Tangerang itu memiliki pagu Rp1.156.378.580 dari APBD 2026.

Masih Sebatas Perencanaan

Bacaan Lainnya

Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni, mengatakan pengadaan videotron tersebut masih sebatas perencanaan dan belum masuk tahap pelaksanaan. Menurutnya, rencana tersebut telah dikaji ulang karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.

“Itu dikaji ulang, enggak jadi. Itu kan baru perencanaan. Iya, sudah dikaji ulang,” kata Dini saat ditemui Lensa Banten usai kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di GOR Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Senin, 10 Agustus 2026.

Dini menjelaskan, anggaran tersebut sebelumnya direncanakan untuk mendukung pengembangan media promosi kesehatan. Namun, setelah dilakukan evaluasi, anggaran itu dinilai lebih dibutuhkan untuk keperluan lain di sektor kesehatan.

Anggaran Dialihkan

Menurut Dini, pengalihan anggaran tersebut merupakan bagian dari langkah efisiensi yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang. Ia menyebut kebutuhan lain yang dinilai lebih penting menjadi pertimbangan utama dalam mengkaji ulang rencana pengadaan videotron.

“Kita sedang efisiensi. Tadinya untuk pengembangan, untuk promosi kesehatan, tetapi ada kebutuhan lain maka itu di-review, dikaji ulang kembali,” ujarnya.

Dini menegaskan, anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk pengadaan videotron akan diarahkan kepada kebutuhan lain yang lebih prioritas. Dengan begitu, paket belanja LED Videotron senilai Rp1,1 miliar lebih tersebut tidak berjalan sesuai rencana awal.

“Dialihkan kepada kebutuhan lain yang lebih penting,” imbuhnya.

Bantah Berkaitan Polemik Provinsi

Dini juga membantah pembatalan pengadaan tersebut berkaitan dengan polemik pengadaan videotron yang sebelumnya menjadi perhatian di tingkat Pemerintah Provinsi Banten. Ia menegaskan, rencana pengadaan di Dinkes Kota Tangerang memiliki substansi yang berbeda.

“Oh enggak, enggak. Beda substansi,” kata Dini.

Menurutnya, pengadaan yang direncanakan Dinkes Kota Tangerang hanya berupa pembelian barang dan bukan pembangunan infrastruktur. Karena itu, keputusan membatalkan rencana tersebut disebut murni berdasarkan hasil kajian kebutuhan dan kebijakan efisiensi anggaran.

“Kalau provinsi kan itu ada pembangunan segala ya. Kalau kami hanya pembelian saja, pengadaan,” ujarnya.

Dini kembali menegaskan bahwa pembatalan pengadaan videotron dilakukan setelah pihaknya melakukan evaluasi terhadap kebutuhan anggaran.

“Memang itu hasil kajiannya karena kita sedang efisiensi,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.