KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Memasuki musim penghujan, banjir di Kota Tangerang masih jadi persoalan yang belum sepenuhnya teratasi oleh pemerintah Kota Tangerang. Banjir di Tangerang
Kepala DPUPR Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono mengungkapkan, salah satu hal yang disorotinya yakni pengentasan masalah kali Angke yang kerap meluap dan mengakibatkan banjir di wilayah sekitarnya. Banjir di Tangerang
Permasalahan pada Kali Angke, ialah adanya limpasan aliran sungai, sehingga membutuhkan peninggian turap di beberapa titik Kali Angke.
Panjang total turap Kali Angke pada dua sisi yang sudah terbangun sheetpile sepanjang 20.175 meter atau 82,8 persen dan belum terbangun sepanjang 4.200 meter atau 17,2 persen.
“Selain melanjutkan penurapan, perlu juga dipertimbangkan untuk meninggikan turap yang ada, karena setiap kali hujan gede terkesan kali angke tidak bisa menampung debit air sehingga sering limpas,” jelas Ruta.
“Luapan masih terjadi walau sudah diturap. Namun, debit over kapasitas dan masih mengakibatkan banjir atau genangan di daerah sekitar,” sambungnya.
Terkait hal ini, Pj Wali Kota Tangerang Nurdin menuturkan, akan melakukan secara bersama-sama dengan pemerintah pusat. Nurdin juga mengimbau masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap tenang.
“Kita lakukan penanganan bersama-sama baik Pemerintah Pusat maupun Daerah. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan jangan membuang sampah sembarangan, terutama di aliran sungai. Hal ini untuk mencegah terjadinya banjir di masa yang akan datang,” kata Nurdin.
BACA JUGA :









