Sensasi Dawet Durian Bar Bar di Ciledug, Pakai Krimer dan Porsi Melimpah!

Sensasi Dawet Durian Bar Bar di Ciledug, Pakai Krimer dan Porsi Melimpah!

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID —  Demam kuliner durian seolah tak pernah padam di Tanah Air. Di kawasan Ciledug,  Kota Tangerang, muncul sebuah destinasi kuliner unik yang menjadi perbincangan hangat: Dawet Durian Bar Bar.

Berlokasi di Jalan Raden Fatah, Parung Serab, Ciledug, kedai ini menawarkan perpaduan tradisional dawet dengan porsi durian yang “bar-bar” atau melimpah. Usaha ini digawangi oleh Ahmad Yuliadi, seorang pemuda asal Pekalongan yang berani membawa konsep baru ke Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

Pionir Dawet Durian di Kota Tangerang

Ahmad Yuliadi mengungkapkan bahwa usahanya ini merupakan kedai dawet durian pertama yang hadir di Kota Tangerang. Sejak melakukan grand opening pada 15 Juli 2025 lalu, respons masyarakat sangat positif.

“Saya sempat mencari beberapa opsi lokasi, awalnya di Bekasi tapi sudah penuh. Akhirnya saya pilih di sini (Ciledug) karena wilayahnya padat penduduk. Alhamdulillah, target marketnya masuk ke semua level usia,” ujar Ahmad saat ditemui di kedainya, Kamis, 30 April 2026.

Rahasia Rasa: Pakai Krimer dan Dawet Homemade

Apa yang membedakan Dawet Durian Bar Bar dengan dawet pada umumnya? Salah satu kuncinya terletak pada bahan dasar kuah. Jika biasanya dawet menggunakan santan, Ahmad memilih menggunakan krimer untuk menciptakan tekstur yang lebih creamy dan gurih tanpa rasa enek.

“Daya tarik utamanya ada pada rasa kuah krimer yang beda dari yang lain. Selain itu, dawetnya kami bikin sendiri dengan bahan baku rahasia,” tambah Ahmad.

Menu unggulan yang paling diburu pelanggan adalah Dawet Durian dan Sop Durian. Dalam satu porsi, pelanggan tidak hanya mendapatkan durian daging, tetapi juga durian biji yang memberikan pengalaman makan durian yang otentik.

Habiskan 500 Kilogram Durian Per Bulan

Kualitas bahan baku menjadi prioritas utama. Ahmad mendatangkan pasokan durian langsung dari wilayah Sumatera hingga Kalimantan untuk memastikan ketersediaan stok.

Tak main-main, saat kunjungan sedang berada di puncak keramaian, kedai ini mampu menghabiskan lebih dari 500 kilogram daging durian dalam satu bulan.

“Paling banyak pernah hampir 500 kilo lebih daging durian saja dalam sebulan, itu belum termasuk durian yang masih ada bijinya,” ungkapnya.

Harga Terjangkau dan Waktu Operasional

Meski menawarkan porsi yang melimpah dengan kualitas premium, harga yang ditawarkan tetap kompetitif. Satu porsi varian durian di sini dibanderol mulai dari Rp 18.000 hingga Rp 31.000.

Kedai ini buka mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam. Bagi Anda yang ingin berkunjung, waktu tersibuk atau peak hours biasanya terjadi pada akhir pekan atau hari libur. Ahmad menyebutkan bahwa antrean pelanggan mulai terlihat menjelang waktu Magrib hingga malam hari.

“Buat pecinta durian, sekali mencoba pasti nagih. Perpaduan antara manisnya durian dan segarnya dawet krimer kami benar-benar pas,” tutup Ahmad dengan optimis.

Bagi warga Tangerang dan sekitarnya yang mencari takjil atau sekadar ingin memanjakan lidah dengan legitnya buah durian, Dawet Durian Bar Bar di Ciledug bisa menjadi pilihan yang tepat.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.