KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang 2024 menarik perhatian dengan munculnya banyak nama calon, mulai dari kader partai politik hingga aparatur sipil negara (ASN). Namun, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyatakan dirinya tidak berminat untuk ikut dalam kontestasi Pilkada tersebut.
“Saya seorang ASN di Kementerian Dalam Negeri, saya mendapatkan tugas dari Kemendagri untuk memimpin proses transisi,” ujar Dr. Nurdin saat ditemui usai membuka acara Diskusi Publik “Menatap 5 Tahun Kedepan Kota Tangerang” di Hotel Golden Tulip Essential Tangerang, Rabu, 10 Juli 2024.
“Saya tidak ada niat untuk maju,” tambahnya.
Meskipun telah dikenal sebagai Pj Wali Kota Tangerang selama lebih dari 7 bulan dan mendapatkan dukungan dari masyarakat, Dr. Nurdin tetap fokus pada tugas transisinya. Menurutnya, kepercayaan dan dukungan dari masyarakat adalah hasil dari kinerjanya dalam memimpin proses transisi.
“Saya kira ini sesuatu yang alhamdulillah diterima dan didukung oleh masyarakat. Tugas saya adalah memimpin proses transisi, jadi tidak ada kepentingan saya untuk maju di Pilkada,” jelasnya.
Dr. Nurdin juga menyampaikan bahwa fokusnya saat ini adalah memastikan kelanjutan rencana pembangunan jangka panjang Kota Tangerang.
“Ada proses transisi yang diisi dengan rencana pembangunan daerah 2025-2026. Saya ingin memastikan dokumen yang dibutuhkan, tata kelola birokrasi, dan kebijakan anggaran siap.”
Dengan tegas, Dr. Nurdin menutup pernyataannya dengan memastikan bahwa dirinya tidak berminat untuk maju dalam Pilkada Kota Tangerang 2024.








