KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Suasana penuh semangat menyelimuti bantaran Sungai Cisadane, kawasan Kali Pasir, Kota Tangerang, Minggu, 1 Juni 2025. Ratusan warga memadati area Toa Pekong untuk menyaksikan final lomba Perahu Naga dan Perahu Papak, yang menjadi penutup dari rangkaian Festival Peh Cun 2576.
Perhelatan tahunan ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Boen Tek Bio Kota Tangerang, dan digelar selama dua hari, mulai 31 Mei hingga 1 Juni 2025.
Ketua Panitia Festival Peh Cun 2576, Herlina Wati, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pelestarian budaya yang melibatkan warga lintas generasi.
“Lomba perahu ini diikuti total 14 peserta, rata-rata masyarakat Kota Tangerang. Untuk kategori Perahu Naga diikuti oleh 23 orang dan Perahu Papak oleh 25 orang. Tentunya perlombaan ini diadakan selama dua hari, dari tanggal 31 Mei sampai 1 Juni,” ungkap Herlina di sela kegiatan.
Ia juga menyebutkan bahwa panitia telah menyiapkan hadiah uang tunai bagi para pemenang, dengan total jutaan rupiah.
“Hadiah utamanya berupa uang tunai senilai lima juta rupiah untuk juara 1, tiga juta rupiah untuk juara 2, dua juta untuk juara 3, serta ada hadiah tambahan dari pihak sponsor untuk juara 1,” lanjutnya.
Lintasan lomba yang membelah Sungai Cisadane tampak meriah dengan dekorasi dan deretan perahu bercorak naga yang melaju cepat menyusuri sungai. Dentuman genderang dan sorak sorai warga menambah semarak suasana final lomba yang kental dengan nuansa tradisi.
Salah satu pengunjung, Lilis (40), mengaku sangat menikmati acara ini bersama keluarga. Baginya, Festival Peh Cun tak hanya menarik secara budaya, tetapi juga menjadi hiburan edukatif bagi anak-anak.
“Seru banget, apalagi anak-anak senang lihat perahu naga yang warnanya cerah-cerah. Saya senang ada acara budaya seperti ini yang terbuka untuk semua warga,” katanya.
Festival Peh Cun merupakan tradisi masyarakat Tionghoa yang jatuh pada tanggal 5 bulan 5 dalam kalender Imlek. Selain sebagai ajang pelestarian budaya leluhur, kegiatan ini juga menjadi simbol semangat kebersamaan dan keberagaman di tengah masyarakat.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Festival Peh Cun kembali membuktikan bahwa Kota Tangerang adalah kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kekayaan budaya.










