TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Kehamilan adalah momen yang penuh harapan dan kebahagiaan bagi setiap ibu. Bagi Riski Juliani (22), seorang ibu rumah tangga yang kini sedang hamil tujuh bulan, proses kehamilan pertama yang berjalan dengan lancar dan tanpa masalah berarti adalah suatu penantian berarti.
Dengan memilih program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi langkah baginya dalam mempersiapkan proses kehamilan hingga persalinan lancar. Iki, demikian sapaan akrab nya, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran program JKN yang memberikan layanan bagi ibu hamil.
Selama masa kehamilannya, Iki merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN yang membuatnya tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan.
“Saya sangat bersyukur karena bisa berobat dan mendapatkan jaminan kesehatan melalui program JKN ini. Kehamilan saya sejauh ini berjalan lancar dan saya tidak mengalami masalah apapun, jadi saya hanya melakukan pemeriksaan rutin di puskesmas dekat rumah. Namun, saya sempat khawatir akan persalinan nantinya yang saya tahu cukup memakan banyak biaya. Untungnya saya diberikan penjelasan bahwa persalinan pun ditanggung oleh program ini,” ujar Iki, Minggu 1 Juni 2025.
Iki menceritakan bahwa setiap tiga bulan sekali, Ia rutin menjalani pemeriksaan USG untuk memastikan kesehatan janinnya. Jika diperlukan, ia juga dirujuk ke Rumah Sakit Annisa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, peserta dengan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) ini turut menceritakan kemudahan akses pelayanan yang dirasakannya.
Ia juga beberapa kali memanfaatkan fitur antrian online yang ada pada aplikasi yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan yaitu aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, hal ini sangat bermanfaat bagi dirinya saat akan melakukan pemeriksaan rutin.
“Alhamdulillah, kehamilan saya sehat dan saya berharap semuanya lancar sampai saat persalinan nanti. Terlebih pemeriksaan saya terjamin oleh program JKN dan itu sangat membantu kami. Dulu saat awal pemeriksaan saya juga diberikan penjelasan untuk menggunakan fitur antrian online. Akhirnya, sampai sekarang saya memanfaatkan fitur antrian online di aplikasi Mobile JKN. Fitur ini sangat membantu karena saya bisa mengetahui jadwal dan menghindari antrean panjang. Jadi, saya bisa lebih mudah melakukan pemeriksaan rutin tanpa harus khawatir menunggu terlalu lama,” tutur Iki.
Selain itu, Iki juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah memberikan jaminan kesehatan melalui program JKN. Sebagai peserta PBI, Iki memahami andil Pemerintah Kota Tangerang dalam membantu penjaminan iuran program JKN bagi dirinya dan keluarga.
Menurutnya, kehadiran pemerintah memberikan ketenangan dalam meringankan beban keluarga, terutama bagi ibu hamil yang memerlukan perhatian khusus selama masa kehamilan.
“Saya juga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang memberikan jaminan kesehatan kepada kami. Dengan terdaftar dan dijaminnya kami oleh Pemerintah Kota Tangerang pada program JKN, saya merasa lebih tenang dan bisa fokus pada kehamilan saya tanpa khawatir soal biaya. Dari hal ini, kami juga jadi menyadari kehadiran pemerintah untuk kami. Mungkin kecil tapi dampak dan manfaat bagi kami sangat besar,” ujar Iki dengan penuh rasa syukur.
Dengan pengalaman tersebut, Iki berharap agar program JKN dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia, terutama bagi ibu hamil dan keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan. Tak hanya itu, Iki pun berharap agar pelayanan program JKN terus ditingkatkan agar setiap masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat dan pelayanan yang telah dirasakannya. Iki pun mengajak setiap masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam program JKN ini.
“Sama seperti ibu hamil lainnya, tentu saya berharap kehamilan hingga persalinan saya lancar. Namun, saya berpesan kepada ibu hamil lain di luar sana yang belum terdaftar sebagai peserta program JKN agar segera mendaftarkan dirinya. Ini merupakan investasi terbaik yang dapat kita lakukan untuk keluarga dan diri sendiri. Saya sudah merasakannya sendiri sehingga saya harap semakin banyak orang bisa merasakan manfaat yang sama dari program JKN seperti yang saya rasakan.” tutup Iki.










