GMF Optimalkan MRO Asia Pacific untuk Tingkatkan Profitabilitas

Keikutsertaan GMF dalam ajang MRO Asia Pacific merupakan upaya untuk berkoneksi dengan lebih banyak pelaku industri aviasi global untuk mewujudkan strategi Perusahaan

JAKARTA,  LENSABANTEN.CO.ID  –  PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) turut berpartisipasi dalam ajang konferensi dan pameran “MRO Asia Pacific 2023” di Singapore Expo and Exhibition Center, Singapura, pada Selasa-Kamis (26-28/09) lalu.

Keikutsertaan GMF dalam ajang MRO Asia Pacific merupakan upaya untuk berkoneksi dengan lebih banyak pelaku industri aviasi global untuk mewujudkan strategi Perusahaan di antaranya untuk peningkatan profitabilitas lewat berbagai kerja sama yang dijalin melalui pertemuan dalam ajang ini.

Bacaan Lainnya

MRO Asia Pacific juga menjadi wadah eksplorasi bagi GMF untuk mengembangkan pangsa pasar dan merumuskan strategi melalui kemitraan dengan pelanggan, pemasok, manufaktur, bahkan kompetitor.

Setelah tahun sebelumnya GMF berhasil kembali terhubung dengan pelaku dunia aviasi dan membuka peluang kolaborasi dan kerja sama dengan partisipan dari berbagai negara, tahun ini GMF kembali membawa misi serupa.

Peningkatan kondisi industri aviasi dunia turut membawa berbagai potensi untuk dapat digarap secara kolaboratif antar para pelaku industri, sehingga pertemuan bisnis yang digelar di MRO Asia Pacific menjadi kesempatan emas untuk memulai pijakan kerja sama yang saling menguntungkan antar para pihak.

Pada hari pertama pameran, GMF menyepakati kerja sama dengan AirAsia X Berhad, Garuda Indonesia, National Airlines, Vietjet, dan Vietnam Airlines yang berfokus pada perawatan pesawat.

Turut hadir dalam perhelatan MRO Asia Pacific, Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi. Pada kesempatan tersebut Andi menyampaikan bahwa GMF membuka diri terhadap berbagai peluang kerja sama yang akan mempercepat proses pemulihan, baik dalam cakupan Perusahaan maupun cakupan industri, untuk kembali pada kondisi paling prima.

“GMF kini berpegang pada Bold Strategy yakni peningkatan profitabilitas, perbaikan ekuitas, dan restrukturisasi. Untuk dapat mewujudkannya kami perlu memperbesar kekuatan, salah satu caranya adalah dengan terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama, baik dengan pelaku industri aviasi maupun industri pendukung lainnya,” ungkap Andi dalam siaran tertulisnya Rabu 18 Oktober 2023.

Pada hari kedua, GMF kembali berhasil menggandeng PDQ dalam lingkup kerja sama material services. Selain itu, GMF juga menyepakati kerja sama terkait perawatan pesawat dengan Rusky, Aero Dili, dan Quick Link Aviation Services.

Delegasi GMF pada MRO Asia Pacific pun tak ketinggalan untuk menjalin diskusi mendalam untuk potensi kerja sama di masa akan datang dengan beberapa rekanan bisnis di antaranya KLM, CFMI, Aero Digital Engineering, DB Schenker, Thales, Sanad, Eaton, Alliance 21, Lufthansa, SR Technic, dan Fiji Airways.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.