JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Ikang Fawzi, rocker legendaris yang dikenal lewat single dan album terkenalnya “Preman” yang dirilis pada medio 1987, meskipun kini jarang terlihat tampil di hadapan publik atau layar kaca, Ikang Fawzi tetap aktif di dunia musik dan bisnis.
Kini ketika memasuki usia 64 tahun, ia merasa jadi orang yang paling beruntung, bisa menjalni hidupnya dengan penuh rasa syukur dan semangat yang tinggi laksana air yang mengalir jauh hingga ke laut.
Suami dari artis Marissa Haque ini mengungkapkan bahwa meskipun jarang erlihat di muka umum, ia masih berkomitmen untuk tetap menjalani karier musiknya sambil menggeluti dunia bisnis yang semakin berkembang.
“Saya sangat bersyukur karena di usia saya yang kini 64 tahun, saya masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk tetap aktif berkarir, baik di dunia musik maupun bisnis yang kini makin berkembang pesat,” ujarnya.
Ikang tidak menampik bahwa perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. Terutama pada saat terjadinya kerusuhan Mei 1998, ia mengalami banyak tantangan dan harus menghadapi berbagai kendala.
“Saya mengalami jatuh bangun yang cukup berat, terutama saat pandemi melanda. Namun, saya tidak menyerah. Justru saya bangkit dengan penuh semangat dan tanggung jawab untuk membangun kembali bisnis saya yang sempat terpuruk,” ungkapnya.
Meskipun harus memulai dari titik nol, Ikang Fawzi berhasil mengatasi berbagai rintangan dan kini kembali meraih kesuksesan. Keberhasilannya dalam membangun kembali kerajaan bisnisnya menunjukkan ketahanan dan dedikasinya yang luar biasa.
“Alhamdulillah sampai sekarang tawaran ngamen alias manggung masih ada, dalam menekuni karir gua ngalir aja seperti air, makanya jadi enteng dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam bermusik. ” ujar Ikang Fawzi,
Kendati jarang tampil di depan publik, Ikang tetap berkomitmen untuk berkontribusi dalam industri musik dan bisnis. Ia berharap dapat terus berkarya dan memberikan inspirasi bagi generasi mendatang. (san/*)










