KOTA DEPOK, LENSABANTEN.CO.ID – Pesan menjaga kelestarian lingkungan menjadi salah satu kekuatan utama konser Iwan Fals bertajuk Menembus Awan yang berlangsung di Panggung Kita, Markas Tiga Rambu, Leuwinanggung, Tapos, Depok, Sabtu (31/10/2026). Melalui tema HIJAU, Iwan mengajak ribuan penonton lebih peduli terhadap kerusakan hutan, pencemaran lingkungan, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Konser yang dihadiri sekitar 5.000 penonton tersebut berlangsung meriah. Penggemar dari berbagai daerah memadati area pertunjukan sejak sore hari. Seluruh kategori tiket, mulai Festival Merah, Festival Biru, VIP hingga VVIP, dilaporkan habis terjual.
Dalam rangkaian penampilannya, Iwan membawakan sejumlah lagu yang memiliki pesan kuat mengenai kondisi lingkungan Indonesia. Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi mengingatkan tentang pembukaan dan alih fungsi lahan hutan, sedangkan Sampah menyoroti persoalan limbah plastik dan kaleng.
Iwan juga menghadirkan lagu Hutanku Rusak yang menggambarkan kerusakan alam dan pencemaran udara. Sementara itu, Esek Esek Udug Udug mengangkat persoalan pencemaran sungai akibat limbah pabrik.
Tak ketinggalan, lagu Balada Orang Pedalaman menyoroti kehidupan masyarakat adat. Adapun Panggilan Dari Gunung, yang dirilis pada 1995, kembali mengingatkan pendengar terhadap kondisi kawasan pegunungan yang semakin gundul.
Salah satu momen penting dalam konser tersebut hadir ketika Iwan membawakan lagu Hijau. Lagu ini dinilai selaras dengan tema acara karena mengingatkan masyarakat terhadap ancaman karhutla dan pencemaran udara.
Iwan tidak ingin pesan lingkungan hanya berhenti sebagai lirik yang dinikmati penonton. Ia mengajak para penggemar untuk ikut melakukan tindakan nyata dalam menjaga alam.
“Mari kita tetap menanam pohon dan menjaga kelestariannya, agar masa depan Indonesia lebih hijau,” ajak Iwan.
Selain menyampaikan pesan lingkungan, Iwan juga menyisipkan kritik terhadap praktik korupsi melalui lagu Tikus-Tikus Kantor. Ia menyebut koruptor sebagai tikus yang paling berbahaya, yang kemudian disambut riuh oleh ribuan penonton.
Kesuksesan konser Menembus Awan memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi sarana menyampaikan pesan sosial dan lingkungan. Melalui karya-karya yang telah dikenal lintas generasi, Iwan Fals mengajak masyarakat tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga ikut menjaga masa depan Indonesia. (san/*) #foto dok. iwan fals









