KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Sebanyak 268 atlet petanque dari 10 provinsi di Indonesia unjuk kebolehan pada Open National Petanque Piala Wali Kota Tangerang 2025. Ajang bergengsi ini berlangsung di Venue Petanque Wisma Atlet Modernland, Kota Tangerang, Banten, Jumat 5 September 2025.
Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Tangerang, Kunto Budhyarto, menyampaikan rasa bangganya dapat menjadi tuan rumah kejuaraan nasional tersebut.
“Ini merupakan kehormatan besar bagi kami. Kejuaraan ini bukan hanya wadah untuk berkompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, sekaligus menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan di antara insan olahraga petanque,” ujar Kunto.
Menurutnya, total 268 peserta terdiri dari berbagai kategori, mulai dari single (48 atlet), double (72 atlet), triple (44 atlet), hingga kategori pelajar double (57 atlet) dan triple (31 atlet). Selain itu, khusus kategori pelajar Kota Tangerang, tercatat 16 atlet ikut serta. Adapun peserta terjauh datang dari Kalimantan Utara yang mengirimkan 15 atlet serta dari Surabaya dengan 12 atlet.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, memberikan apresiasi kepada FOPI Kota Tangerang atas terselenggaranya turnamen ini.
“Kejuaraan ini diikuti atlet dari 10 provinsi, luar biasa. Semoga tahun depan semakin banyak provinsi yang ikut. Petanque ini olahraga yang unik dan masih belum familiar. Turnamen ini sekaligus sarana sosialisasi agar semakin dikenal masyarakat,” kata Kaonang.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum PB FOPI, Dr. Gumilar Mulyadi, yang menekankan pentingnya kejuaraan sebagai bagian dari evaluasi pembinaan atlet.
“Latihan tanpa kejuaraan tidak akan terukur. Karena itu, ajang seperti ini penting untuk menilai sejauh mana perkembangan atlet. Harapan kami, atlet muda dari turnamen ini dapat mewakili daerahnya di PON NTT-NTB mendatang,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan bukanlah segalanya, melainkan hasil dari proses panjang yang melibatkan latihan intensif, fasilitas memadai, serta kualitas pelatih.
Ke depan, FOPI berharap petanque semakin populer dan berkembang, baik di sekolah-sekolah maupun masyarakat luas, sehingga Kota Tangerang bisa melahirkan atlet nasional bahkan internasional di cabang olahraga ini.










