JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kolaborasi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) untuk memperluas pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan dan akses terhadap lapangan kerja.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjono, di Jakarta, Senin Mei 2026. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.
Dalam sambutannya, Wamenaker menegaskan bahwa kemitraan dengan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan efektivitas program pemerintah dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar program ketenagakerjaan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting agar program ketenagakerjaan dapat berjalan lebih optimal,” kata Afriansyah Noor.
Ia berharap kerja sama antara Kemnaker dan Kowani dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya perempuan yang membutuhkan peningkatan kompetensi dan akses kerja.
Sementara itu, Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjono menyatakan kerja sama tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi perempuan melalui pelatihan dan penguatan kompetensi kerja.
Menurut dia, keterampilan menjadi faktor penting untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus membuka peluang usaha mandiri bagi perempuan.
“Saya ingin kerja sama ini benar-benar menghadirkan solusi nyata bagi perempuan,” ujar Nannie.










