JAKARTA, LENSABANTEN. CO. ID– PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) kian agresif memperluas jaringan penerbangan dengan membuka rute internasional baru Jakarta–Bangkok serta dua rute domestik dari Denpasar, Bali, menuju Wakatobi dan Waingapu.
Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat konektivitas regional serta menjawab lonjakan permintaan perjalanan di kawasan Asia Tenggara sekaligus meningkatkan aksesibilitas ke destinasi unggulan di tanah air.
Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, menegaskan bahwa penambahan rute ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui kemudahan akses transportasi.
“Kami optimistis kemudahan akses ini akan menjadi katalis pertumbuhan pariwisata dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” ujar Bernard dalam keterangan resminya, Selasa 7 Juli 2026.
Perkuat Konektivitas Indonesia–Thailand
Untuk rute internasional, TransNusa akan melayani penerbangan Jakarta (CGK)–Bangkok (BKK) mulai 6 Agustus 2026 dengan frekuensi dua kali sehari melalui Bandara Suvarnabhumi.
Menurut Bernard, tingginya minat wisatawan dari kedua negara menjadi faktor pendorong utama pembukaan rute ini. Selain memberikan fleksibilitas bagi wisatawan, langkah ini diharapkan dapat mendongkrak sektor perdagangan, investasi, hingga aktivitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).
Sebagai penawaran awal, maskapai ini memberikan tarif khusus mulai dari Rp2.999.000 untuk sekali jalan.
Akses Langsung ke Wakatobi dan WaingapuWaingapu
Di sektor domestik, TransNusa memperkuat posisi Bali sebagai hub internasional dengan membuka rute langsung dari Denpasar menuju Wakatobi dan Waingapu.
Yang menarik, TransNusa menjadi maskapai pertama yang melayani penerbangan langsung dari Bali menuju Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, wisatawan harus menempuh perjalanan panjang dengan transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari.
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., menyambut positif kehadiran rute tersebut. Ia menilai akses langsung ini akan mempermudah wisatawan menikmati kekayaan biodiversitas laut Wakatobi yang memiliki 750 dari 850 spesies karang dunia.
“Ini potensi luar biasa yang harus terus kita kembangkan,” ujar Hugua.
Sementara itu, untuk destinasi Waingapu, TransNusa membidik pasar wisatawan yang mencari pengalaman wisata alam yang autentik, seperti bentang savana dan kebudayaan Sumba.
Adapun jadwal operasionalnya adalah:
* Denpasar–Waingapu: Empat kali dalam seminggu dengan tarif mulai Rp1.349.000.
* Denpasar–Wakatobi: Tiga kali dalam seminggu dengan tarif mulai Rp1.849.000.
Penjualan tiket untuk rute domestik tersebut sudah dibuka sejak 30 Juni 2026.
Penerbangan perdana menuju Waingapu dijadwalkan pada 15 Juli 2026, disusul rute Wakatobi pada 16 Juli 2026.










