KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tangerang terus berkomitmen untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di kota ini. Pada Kamis 14 September 2023, laboratorium tersebut melakukan pengambilan sampel air limbah di dua lokasi, yaitu Puskesmas Gebang Raya dan Puskesmas Gembor.
Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tangerang, dr. Lulik Sri Adarini, menjelaskan bahwa tim khusus telah ditugaskan untuk mengambil sampel air limbah di lokasi tersebut. Sampel air limbah ini akan diuji di laboratorium dengan memeriksa parameter-parameter seperti COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biological Oxygen Demand), pH, ammonia, minyak dan lemak, total padatan terlarut, dan total coliform.
“Pengambilan sampel air limbah ini dilakukan sebagai upaya proteksi untuk menjaga lingkungan hidup di kawasan sekitar. Sesuai dengan parameter pengujian yang biasanya dilakukan, sampel air limbah yang diambil akan diuji berdasarkan kadar COD, BOD, pH, ammonia, minyak dan lemak, total padatan terlarut, dan total coliform,” ujarnya,
Proses pengujian sampel air limbah diperkirakan akan memakan waktu sekitar 15 hari kerja. Hasil pengujian tersebut akan digunakan untuk menentukan tingkat kontaminasi dan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan pengambilan sampel air limbah ini merupakan bagian dari upaya rutin yang dilakukan oleh Puskesmas sesuai dengan regulasi yang berlaku. Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tangerang juga akan terus melanjutkan kegiatan serupa di seluruh Puskesmas di Kota Tangerang.
Selain itu, laboratorium ini juga membuka layanan pemeriksaan air limbah bagi rumah sakit, pabrik, dan badan usaha lainnya di Kota Tangerang. “Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa air limbah yang dihasilkan oleh berbagai entitas telah memenuhi standar kualitas lingkungan yang ditetapkan.”









