KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Usia bukan menjadi alasan untuk berhenti peduli pada kesehatan. Hal ini dibuktikan oleh salah satu peserta aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Ratna Komala (56).
Bekerja sebagai seorang kader posyandu di lingkungannya, Ratna tetap aktif dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus menjalani pengobatan rutin untuk penyakit hipertensi yang telah ia alami selama beberapa tahun terakhir.
Saat ditemui oleh tim Jamkesnews, Ratna menceritakan bahwa ia tak pernah abai menjaga kesehatannya sendiri dan merasa bersyukur dengan hadirnya Program JKN yang melengkapi kebutuhannya dalam menjaga kesehatan.
“Setiap bulan, saya rutin mengambil obat di Puskesmas Baja, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat saya terdaftar. Saya tahu tubuh ini sudah tidak sekuat dulu sehingga saya rasa penting untuk peduli terhadap kesehatan saya. Siapa lagi yang mau peduli pada diri kita jika bukan diri kita sendiri yang terlebih dahulu peduli? Alhamdulillahnya pemerintah pun turut hadir membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” ujar Ratna pada Senin 21 Juli 2025.
Tidak hanya berhenti sampai di FKTP, Ratna juga melanjutkan kontrol lanjutan ke rumah sakit. Setiap tiga bulan sekali, ia dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium rutin di salah satu RS daerah Tangerang.
Di sana, ia menjalani pemeriksaan darah secara lengkap untuk melihat kondisi tekanan darah, fungsi ginjal, dan parameter lain yang penting bagi penderita hipertensi. Langkah ini ia lakukan agar penanganan kesehatannya tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga secara menyeluruh.
“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, saya sudah tidak muda lagi jadi saya harus rajin kontrol. Kalau hanya minum obat tanpa tahu kondisi dalam tubuh, nanti malah berbahaya. Makanya saya cek darah rutin ke rumah sakit, saya sadar menjaga kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan rasa atau gejala, tetapi harus dilakukan dengan pemantauan medis secara berkala, terlebih bagi penderita penyakit kronis seperti dirinya,” tutur Ratna.
Menariknya, Ratna mengetahui dirinya merupakan penderita hipertensi berawal dari skrining kesehatan yang dilakukannya di Aplikasi Mobile JKN. Seperti yang diketahui Aplikasi Mobile JKN memiliki fitur skrining riwayat kesehatan yang ditujukan kepada peserta agar peserta program JKN lebih peduli terhadap tanda-tanda penyakit yang hadir dalam diri mereka.
Ratna menceritakan setelah proses skrining yang ia lakukan di aplikasi tersebut, hasil yang didapatkan menyatakan Ratna perlu memeriksakan dirinya lebih lanjut.
“Ini sebenarnya berawal dari saya yang cuman coba coba fitur skrining riwayat kesehatan di aplikasi Mobile JKN. Saya memang sering mencari tahu dan belajar secara pribadi terkait aplikasi tersebut untuk memberikan informasi kepada lingkungan saya juga. Ternyata hasil skriningnya menunjukkan terdapat tanda-tanda hipertensi. Makanya, saya berinisiatif untuk memeriksakan diri lebih lanjut kepada dokter di FKTP tempat saya terdaftar dan ternyata memang saya menderita hipertensi. Jadilah sekarang saya rutin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Ratna.
Menutup ceritanya, Ratna berharap agar semakin banyak masyarakat yang peka terhadap kesehatan diri dan keluarga. Tentunya, ia juga berharap masyarakat semakin memahami manfaat menjadi peserta JKN.
Ia juga menekankan bahwa kunci dari kesehatan yang terjaga bukan hanya dari fasilitas kesehatan semata, tetapi dari kesadaran pribadi untuk rutin melakukan kontrol dan menerapkan gaya hidup sehat.
Menurutnya, banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa kontrol kesehatan justru lebih penting dilakukan sebelum timbul gejala serius.
Keberadaan JKN sangat membantunya dalam menjalankan pola hidup sehat tanpa terbebani biaya.
“Kadang masyarakat suka bilang mereka masih sehat makanya gak perlu melakukan kontrol. Nah, saya kasih tahu, saya juga dulu gitu. Tapi pas tahu hipertensi, baru sadar. Ini semua kan berawal dari kepekaan diri sendiri, makanya saya berharap masyarakat lebih peduli dan sadar atas kesehatan dirinya. Sekarang saya juga sebagai kader posyandu semangat untuk mengajak mereka kontrol rutin, manfaatkan program JKN yang sudah diberikan oleh pemerintah,” pungkas Ratna.










