TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Suasana di Jalan Daan Mogot KM 19,6, Batuceper, Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin malam, 23 Maret 2026. Seorang pria berinisial A (30) terlihat berdiri di atas papan reklame Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan diduga hendak mengakhiri hidupnya.
Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Beberapa orang sempat berteriak meminta A turun, namun pria itu tetap bertahan di atas ketinggian tanpa memberikan respons.
Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, warga segera menghubungi pihak kepolisian. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Batuceper yang datang bersama Kapolsek Kompol Gunawan ke lokasi dan juga Damkar.
“Kami juga berkoordinasi dengan petugas Damkar, setelah dilakukan pengecekan ternyata benar ada seorang laki-laki sedang berdiri diatas papan reklame diatas jembatan penyeberangan orang,“kata Gunawan pada Selasa, 24 Maret 2026.
Petugas kemudian berupaya melakukan pendekatan secara hati-hati untuk membujuk A agar turun. Demi kelancaran proses evakuasi, sebagian ruas Jalan Daan Mogot arah Tangerang sempat ditutup sementara.

Dipicu Tekanan Hidup
Proses negosiasi berjalan cukup lama hingga sekitar 90 menit. Setelah melalui upaya persuasif, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi A dalam kondisi selamat.
“Selanjutnya dibawa menggunakan mobil Ambulance menuju Polres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,“ jelasnya.
Saat proses evakuasi berlangsung, situasi sempat memanas karena sejumlah warga terlihat emosi dan geram terhadap tindakan A. Namun, petugas dengan sigap mengamankan A dan langsung membawanya ke dalam ambulans.
“Adapun permasalahan yang dihadapi oleh saudara A, yang bersangkutan mengalami stres berat disebabkan orang tuanya bercerai dan kemudian Bapaknya meninggal dunia. Sehingga keluarganya berantakan, tidak punya penghasilan tetap dan ingin mengakhiri hidup,” ungkap Kompol Gunawan.
Setelah diamankan, A dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota untuk pendataan awal. Selanjutnya, ia diserahkan ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang guna mendapatkan penanganan sementara mengingat A yang hendak dijemput oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tekanan hidup dapat berdampak serius jika tidak ditangani. Dukungan dari orang terdekat dan kepedulian lingkungan sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa.







