NPC Kota Tangerang Gelar Peparkot II, Cetak Prestasi dan Semangat Atlet Disabilitas

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN. CO. ID– Semangat sportivitas dan kesetaraan bergema di Kota Tangerang seiring digelarnya Pekan Paralimpik Kota (Peparkot) II. Ajang yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee (NPC) Kota Tangerang ini mempertandingkan tiga cabang olahraga: bulu tangkis, catur, dan renang, mengusung tema “Tunjukan Semangat, Raih Prestasi, Junjung Sportivitas.”

Ketua NPC Kota Tangerang, Subur, menjelaskan bahwa Peparkot II ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah edisi perdana pada tahun 2019. “Untuk kali ini dipertandingkan tiga cabor, bulu tangkis, renang, dan catur,” ujarnya, Selasa, 29 Juli 2025.

Bacaan Lainnya

Sebanyak lebih dari 50 atlet disabilitas dari 8 sekolah berpartisipasi, terdiri dari 6 Sekolah Khusus (SKH), 2 sekolah inklusi, dan peserta mandiri.

Kualitas peserta beragam, mulai dari yang baru merintis hingga yang telah berpengalaman di kancah provinsi. “Kebetulan ini karena sifatnya umum, ada peserta yang sudah tingkat provinsi, ada yang pernah ikut kompetisi level provinsi dua kali,” tambah Subur.

Para atlet akan memperebutkan total 10 medali, disertai sertifikat dan uang pembinaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya bibit-bibit atlet disabilitas baru yang berprestasi.

Semangat sportivitas dan kesetaraan bergema di Kota Tangerang seiring digelarnya Pekan Paralimpik Kota (Peparkot) II. Ajang yang diselenggarakan oleh National Paralympic Committee (NPC) Kota Tangerang ini mempertandingkan

Keberpihakan Kota Tangerang terhadap atlet disabilitas menjadi poin utama yang ditekankan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang. “Kegiatan ini bukan sekedar lomba namun simbol bahwa keterbatasan fisik tidak jadi penghalang untuk berprestasi,” tegas Kaonang.

Ia menegaskan komitmen pemkot dalam memberikan dukungan setara.

“Melalui dukungan ini, Kota Tangerang menunjukkan keberpihakan kepada atlet disabilitas. Untuk bonus peparpeda (Pekan Paralimpik Daerah) dan peparprov (Pekan Paralimpik Provinsi) tidak dibeda-bedakan. Kami benar-benar setara. Ini bentuk apresiasi dan dukungan Pemkot Tangerang untuk atlet disabilitas,” jelas Kaonang.

Di akhir pernyataannya, Kaonang menyampaikan pesan motivasi dan apresiasi. “Saya berpesan untuk semua atlet, kami ingin Anda semua menunjukan penampilan terbaiknya. Untuk seluruh pengurus NPC dan pembimbing, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya,” ucapnya. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas, keteladanan, dan harapan agar semangat Peparkot II terus menginspirasi kemajuan olahraga disabilitas di Tangerang.

Peparkot II menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat pantang menyerah dan dukungan yang setara, atlet disabilitas mampu mencetak prestasi gemilang dan mengharumkan nama daerah.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.