JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Sule kembali membuktikan dirinya tidak hanya piawai menghibur melalui komedi, tetapi juga mampu menyampaikan kritik sosial lewat musik. Single terbaru berjudul “Cewek Komalan” menjadi potret fenomena budaya digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Bersama Ajun Junaedi, Sule merangkai lirik yang menggambarkan kebiasaan sebagian pengguna media sosial yang rela menghabiskan uang dan perhatian demi memperoleh pengakuan dari sosok yang hanya dikenal melalui layar gawai.
“Musik bisa menjadi media untuk menyampaikan keresahan dengan cara yang menyenangkan. Saya memilih pendekatan humor karena lebih mudah diterima semua kalangan,” ungkap Sule.
Meski terdengar jenaka, lagu ini membawa pesan yang cukup kuat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan nyata dan aktivitas di dunia maya. Sule mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan validasi digital sebagai ukuran kebahagiaan.
Aransemen musik yang ringan dipadukan dengan gaya vokal khas Sule membuat “Cewek Komalan” mudah dinikmati oleh berbagai kalangan, sekaligus tetap menyisipkan kritik yang relevan terhadap perkembangan budaya digital saat ini.
“Saya berharap pendengar bisa menikmati lagunya, tertawa bersama, tetapi juga mengambil pelajaran bahwa hubungan yang paling berharga tetaplah yang terjalin di kehidupan nyata,” tutup Sule.
Dengan tema yang dekat dengan keseharian masyarakat, “Cewek Komalan” berpotensi menjadi salah satu lagu yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak publik lebih cerdas dan bijak dalam memanfaatkan media sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. (san/*) #foto dok. ig@rfasmusic dan ferdinan_sule










