MTsN 1 Kota Tangerang Selatan Satu-satunya Perwakilan jenjang SMP/MTs di Tangsel Expo 2026

TANGSEL, LENSABANTEN. CO.ID–Siapa bilang urusan inovasi teknologi cuma milik mahasiswa atau anak SMA? MTsN 1 Kota Tangerang Selatan baru saja membuktikan kalau taring anak madrasah tingkat SMP/MTs tidak bisa diremehkan.

Dalam gelaran Tangsel Expo 2026 yang berlangsung pada 21–22 September 2026, MTsN 1 Kota Tangerang Selatan sukses mencuri perhatian dengan menjadi satu-satunya perwakilan jenjang SMP/MTs yang diundang resmi oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk unjuk gigi.

Bacaan Lainnya

Acara garapan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan ini sebenarnya bukan kaleng-kaleng.

Agenda utamanya adalah hajatan besar penandatanganan kerja sama sistem informasi tanah dan pajak (SISGITA) yang dihadiri oleh 58 kepala daerah se-Indonesia.

Nah, di sela-sela acara formal itu, digelar Expo Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG). Di sinilah tempat adu kreatif produk teknologi yang bermanfaat buat masyarakat.
Kalau melihat daftar pesertanya, MTsN 1 Kota Tangerang Selatan ini dikepung oleh para senior.

Lawan-lawan di booth sebelah adalah deretan kampus beken seperti Universitas Pamulang (Unpam), Institut Teknologi Indonesia (ITI), dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Belum lagi barisan dari kakak-kakak SMA top seperti SMAN 1, SMAN 2, SMAN 7, SMA Rabani, SMA Yadika, hingga SMA Al-Fath Cirendeu. Namun, mental anak-anak madrasah ini terbukti mental juara.

MTsN 1 Kota Tangerang Selatan  Satu-satunya Perwakilan jenjang SMP/MTs di Tangsel Expo 2026
MTsN 1 Kota Tangerang Selatan Satu-satunya Perwakilan jenjang SMP/MTs di Tangsel Expo 2026

Tiga Senjata Teknologi Andalan Anak Madrasah
Di bawah bimbingan guru mereka, Bapak Imam Sucipto, SP., S.Kom., MTsN 1 Kota Tangerang Selatan dengan percaya diri memamerkan tiga proyek inovasi canggih yang semuanya murni dirakit oleh para siswa:

  1. Smart Food Freshness Checker
    Duo inovator muda Hudzam Itqan Arraki dan Farezki Argya Pradipta membuat alat pintar berbasis sensor. Alat ini bisa mendeteksi tingkat kesegaran makanan secara instan, mulai dari yang masih segar, mulai layu/turun kualitas, sampai status bahaya alias tidak layak konsumsi.
  2. Landslide Early Alert System
    Gak kalah keren, Khairah Fathia Abrar dan Ruhayya Fatha Dzilhijjah merancang sistem peringatan dini tanah longsor. Memanfaatkan sensor getaran dan pergerakan tanah, alat ini bakal langsung membunyikan alarm dan menyalakan lampu peringatan biar warga bisa evakuasi lebih cepat sebelum bencana datang.
  3. Smart Tree Detector

Inovasi dari Shofiyyah Mufidah dan Renata Anindya Putri ini siap jadi solusi perkotaan. Alat ini berfungsi mendeteksi kemiringan batang pohon secara akurat.

Jadi, kalau ada pohon yang mulai miring dan berpotensi tumbang di jalan raya, sistem akan langsung memberi tahu petugas sebelum memakan korban.

Diserbu Pengunjung, Sampai Dipuji Wali Kota

Kehadiran booth MTsN 1 Kota Tangerang Selatan langsung jadi salah satu spot paling ramai selama expo berlangsung. Bukan cuma masyarakat umum yang penasaran, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan bahkan menyempatkan diri mampir.

Kedua pimpinan daerah tersebut tampak asyik berdialog langsung dengan para siswa, mengulik dari mana ide itu muncul, cara kerjanya, hingga bagaimana potensinya jika diterapkan di lapangan.

Beliau berpesan agar kreativitas ini jangan berhenti di sini saja, karena karya mereka berpotensi besar memajukan Kota Tangerang Selatan dan Indonesia.

Bukti Madrasah Melek Teknologi
Kepala MTsN 1 Kota Tangerang Selatan, Ade Zaenudin mengaku sangat bersyukur dan bangga atas ruang yang diberikan kepada anak didiknya. Menurutnya, ini adalah panggung besar yang luar biasa untuk melatih mental dan kepercayaan diri anak-anak dalam mengembangkan teknologi.

“Kami berharap pengalaman ini jadi pemantik semangat buat siswa lain untuk terus berinovasi. Ke depan, kami ingin semakin banyak lahir inovator-inovator muda dari madrasah,” ungkapnya penuh harap.

Ajang Tangsel Expo 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah zaman sekarang sudah berubah. Tidak hanya kuat di bidang ilmu agama dan akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan mampu melahirkan teknologi tepat guna yang siap bersaing di era digital.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.