TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kemudahan dalam mengakses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak hanya dirasakan melalui aplikasi digital, tetapi juga lewat pelayanan langsung di kantor cabang.
Hal ini disampaikan oleh Anah Suryanah (32), salah satu peserta JKN yang datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang untuk melakukan perpindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Anah mengaku awalnya sudah mengetahui bahwa perpindahan fasilitas kesehatan dapat dilakukan dengan mudah melalui Aplikasi Mobile JKN.
Namun, setelah mencoba beberapa kali, proses tersebut tidak berhasil ia lakukan karena terkendala perangkat ponselnya.
“Saya sudah tahu dari teman-teman kalau pindah faskes sekarang gampang lewat Aplikasi Mobile JKN. Tapi sudah saya coba berkali-kali, tetap gak bisa. Ternyata memang HP saya yang gak mendukung. Akhirnya saya putuskan untuk ke kantor cabang melakukan perpindahan faskes tersebut. Walaupun belum membutuhkan pelayanan, menurut saya lebih baik memindahkan segera. Kita gak tahu kapan keluarga sakit,” ungkap Anah saat ditemui pada Rabu, 16 Juli 2025.
Tidak ingin menunda, Anah kemudian memutuskan datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang yang merupakan kantor cabang terdekat oleh rumahnya.
Ia sempat khawatir harus menunggu lama atau antre panjang. Namun, kekhawatiran itu langsung sirna saat tiba di lokasi. Menurutnya, proses pelayanan di kantor cabang sangat cepat, tertib, dan dibantu dengan ramah oleh petugas, termasuk petugas keamanan yang sigap memberikan arahan sejak awal kedatangan.
“Pas saya datang ke kantor, langsung diarahkan dengan ramah oleh petugas keamanannya. Saya cerita soal aplikasi yang nggak bisa dibuka kepada petugas yang berlalu lalang melayani peserta. Kalau tadi katanya petugas keamanannya namanya Service Officer (SO). Ternyata inovasi pelayanan BPJS Kesehatan sangat membantu. Alhamdulillah, cepat banget prosesnya, gak ribet sama sekali, dan bisa pindah faskes ke tempat yang saya inginkan,” tutur Anah.
Selain itu, Anah juga mengungkapkan kepuasannya terhadap fasilitas penunjang lainnya yang tersedia di kantor cabang. Menurutnya, ruang tunggu yang bersih dan dilengkapi pendingin udara membuat suasana semakin nyaman.
Tersedianya informasi layanan melalui layar digital dan petugas informasi yang sigap menjawab pertanyaan juga sangat membantu peserta yang mungkin baru pertama kali datang. Anah merasa bahwa semua elemen di kantor cabang dirancang untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi peserta.
“Gak pakai lama, saya langsung dilayani. Tempatnya bersih dan pelayanannya ramah banget. Petugasnya jelas dalam memberi arahan. Saya kira bakal nunggu lama, tapi ternyata cepat. Ini pertama kalinya saya mendatangi dan mendapatkan layanan di kantor cabang, tapi ini menjadi pengalaman pelayanan yang sangat baik untuk saya. Saya puas banget dari segala aspek pelayanan yang diberikan. Sebagai peserta, ini yang kami harapkan,” jelas Anah.
Ia juga mengapresiasi keberadaan tempat duduk prioritas dan loket prioritas sebagai hal yang sangat membantu, terutama bagi peserta hamil, lansia, penyandang disabilitas, maupun yang membawa anak-anak.
Menurut Anah, ini merupakan paket komplit dalam pelayanan publik. Dengan adanya fasilitas ini menunjukkan kepedulian BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang adil dan inklusif, sehingga proses administrasi pun dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
“Saya juga tadi lihat ada kursi prioritas dan loket prioritas. Pelayanan yang komplit menurut saya. Petugas ramah dan solutif, ruang tunggu nyaman, dan sudah ada tempat duduk serta loket prioritas pula. Saya sangat merasakan kepedulian BPJS Kesehatan kepada para peserta agar peserta dapat nyaman selama berada di kantor ini. Ditambah waktu tunggu yang tidak lama pula, benar-benar patut di acungi jempol,” ujar Anah.
Melalui pengalamannya tersebut, Anah mengajak peserta Program JKN lainnya untuk tidak ragu datang ke kantor cabang jika mengalami kendala dengan aplikasi. Ia menilai bahwa pelayanan langsung tetap menjadi alternatif yang sangat membantu, apalagi bagi peserta yang mungkin belum memiliki akses perangkat yang memadai.
Selain itu, Anah berharap BPJS Kesehatan dapat mempertahankan pelayanan yang telah baik tersebut agar semakin banyak masyarakat yang tidak takut lagi untuk datang ke kantor cabang apabila mengalami kendala.
“Kalau memang aplikasi gak bisa, jangan ragu datang ke kantor. Gak usah takut, petugasnya sangat membantu. Kita sebagai peserta jadi merasa aman dan dilayani dengan baik. Program JKN ini benar-benar memperhatikan kenyamanan peserta. Harapan saya semoga BPJS Kesehatan mempertahankan hal baik ini, bahkan harus meningkatkannya. Jangan sampai peserta merasa ragu untuk datang ke kantor cabang. Kita memang harus terus berbenah apabila ingin menghadirkan yang terbaik untuk masyarakat,” tutup Anah.









