KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan fasilitasi intensifikasi dan integrasi Program KBKR Wilayah Khusus Di Kota Tangerang, yang berlangsung di RS Dinda Kelurahan Jatiuwung Kecamatan Cibodas Kota Tangwerang, Selasa (27/8/2024).
Dalam acara itu juga digelar gebyar Pelayanan KB Dalam rangka TNI Manunggal KB kes hari kemerdekaan RI ke 79 serta pencanangan Gerai Pelayanan Wilayah Khusus (gerai yansus).
Dalam sambutannya, Pj Walikota Tangerang Dr.Nurdin mengatakan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung kebijakan keluarga berencana sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
“Kegiatan Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan KB/KR di wilayah khusus yang dilaksanakan ini sangat penting, karena sebagaimana amanat dari Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang menyatakan bahwa dalam rangka untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas, maka perlu menetapkan kebijakan keluarga berencana melalui penyelenggaraan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana,” ujarnya.
Leih lanjut Dr Nurdin menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini yang merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional.

“Sehubungan dengan pentingnya kegiatan ini, maka kami sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan KB/KR di wilayah khusus pada Program Prioritas Nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tihar Sopian mengatakan, dengan adanya acara fasilitasi intensifikasi dan integrasi pelayanan KBKR ini, diharapkan angka stunting dapat ditekan dan generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan cerdas.
Menurutnya, kegiatan ini diinisiasi oleh BKKBN Provinsi Banten, “Saya yakin melalui pertemuan ini, bisa membantu Kota Tangerang dalam mencapai target pelayanan akseptor dengan memperluas jangkauan sampai pada kecamatan lainnya”, jelasnya.
“Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi pelayanan KBKR mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian kelahiran yang terencana dan terarah sekaligus mengedepankan pemahaman yang benar tentang tujuan dari program KB,” tambahnya.
Menurutnya, program ini berpengaruh besar terhadap keberhasilan pembangunan secara keseluruhan, karena penduduk merupakan subjek dan sekaligus objek pembangunan. Oleh karena itu pertumbuhan penduduk harus dikendalikan dan dikelola dengan baik, penduduk yang berkualitas merupakan modal penting pada proses pembangunan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan semua stakeholders yang hadir dapat mengajak warga terutama Pasangan Usia Subur(PUS) untuk mendapatkan pelayanan KBKR”, harapnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk meningkatkan sinergi antarmitra kerja, berbagi pengetahuan dan pengalaman terbaik, serta membangun komitmen yang kuat untuk terus mendorong inovasi dan pembaruan dalam pelayanan keluarga berencana.
“Saya yakin, dengan semangat kolaboratif yang kita miliki, kita dapat mengatasi berbagai tantangan dan mengoptimalkan potensi yang ada untuk mewujudkan keluarga-keluarga yang berdaya, sejahtera, dan berkualitas, karena itu, keberhasilannya perlu dukungan dari mitra kerja strategis dimana mereka memiliki fasilitas kesehatan, tenaga medis dan tenaga kesehatan hingga sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, para camat, lurah, serta masyarakat setempat.









