KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Bakal calon (Bacalon) Gubernur Banten Arief Wismansyah berupaya merebut simpati publik melalui program-program yang sukses diterapkan di Kota Tangerang. Dua periode memimpin Kota Tangerang, Arief tergolong tokcer karena puluhan penghargaan tingkat regional dan nasional mampu diraihnya.
Salah satu program yang sudah diterapkan di Kota Tangerang dan mencuri perhatian nasional yaitu menggratiskan biaya sekolah di 146 sekolah. Program ini kemudian kabarnya akan diterapkan di Banten jika kelak Ia terpilih.
Sudarto, wakil ketua ikatan sarjana nadhatul ulama (ISNU) Kota Tangerang menuturkan, gagasan yang digelontorkan oleh Bacalon Gubernur Banten Arief Wismansyah cukup bagus dan realistis serta potensi bisa diterapkan di provinsi Banten.
“Menurut saya itu ide yang bagus, untuk sekolah SMA/SMK/MA swasta di gratiskan untuk biaya pendidikannya, karena mengingat kalau dari ABPBD saya kira bisa untuk hitung-hitungannya,”ujar pria yang juga mantan ketua GP Ansor Kota Tangerang ini, Selasa, 25 Juni 2024.
Sudarto juga menyebutkan bahwa gagasan Arief, seperti pendidikan gratis, kesehatan gratis, dan layanan publik yang mudah diakses, sudah diterapkan saat ia menjabat Wali Kota Tangerang. “Tentunya yang positif ini bisa di kloning ketika nanti masyarakat memberi amanah kepada beliau untuk menjabat Gubernur Banten,” tambahnya.
Ia pun menilai untuk kandidat Bacalon Gubernur Banten yang saat ini muncul belum ada yang sebanding dengan capaian Arief Wismansyah.
“Ada yang mirip-mirip tapi yang sudah melaksanakan bukan sekedar hanya omong kosong atau janji hampir boleh dibilang gak ada, hanya pak Arief yang dibuktikan dengan program-program yang pernah Ia laksanakan dan harapannya bisa diaplikasikan ketika nanti jadi Gubernur Banten, bukan warga kota Tangerang saja yang nanti merasakan tapi warga Banten pada umumnya,”imbuhnya.
Analisis dari Pengamat Politik Ahmad Syailendra
Pengamat politik Kota Tangerang, Ahmad Syailendra, menyatakan bahwa ide dan gagasan yang dimiliki Bacalon Gubernur Banten Arief Wismansyah sangat menarik. Wacana sekolah gratis bagus, tinggal bagaimana merealisasikannya nanti saat terpilih.
“Apa pun bentuk isu atau gagasan kampanye yang akan digulirkan beliau (Arief, red), sah-sah saja. Bahkan, jika ingin menggratiskan layanan kesehatan itu juga wajar, tinggal bagaimana merealisasikannya. Banten memiliki wilayah yang luas dengan delapan kota dan kabupaten, dan saat ini belum semua sektor, baik negeri maupun swasta, tercover. Mungkin baru insentif yang diterima sektor swasta. Mudah-mudahan semuanya bisa terealisasi ketika mereka menerima amanah,”ujarnya.
Ia melanjutkan, Bacalon Gubernur Banten Arief Wismasnyah merupakan tokoh sentral di Banten. Selain itu Ia menyebut Airin Rachmy Diany, Andra Sony serta lainnya juga berpotensi untuk berkompetisi bersama.
“Mereka adalah tokoh sentral pada Pilgub Banten 2024. Kaderisasi partai saat ini telah berjalan baik dengan munculnya tokoh-tokoh partai seperti Airin dari Golkar, Arief dari Demokrat, dan Andra Soni dari Gerindra,” ujar Ahmad.
Ia berpendapat, gagasan janji kampanye yang digulirkan oleh para bacalon Gubernur Banten amatlah penting.
“Karena prinsipnya bagaimana menarik simpati buat warga Banten agar dapat dipilih karena program itu menjadi penting karena jadi sebuah agenda kampanye besar bagi yang bersangkutan jika jadi diusung oleh Parpol,”pungkasnya.
Disinggung peluang duet Arief Wismansyah dengan Andra Soni, Syailendra menilai hal itu masih memiliki kekurangan secara geopolitik kewilayahan.
“Sah-sah saja baik pak Arif dengan Andra Soni maupun dengan yang lain itu, bagus, cuma itu dari Tangerang Raya, kurangnnya dari Tangerang raya tidak mewakili Banten Barat. Ya tinggal bagaimana nanti meramu tim kampanye yang solid, sehingga nanti mreka berduet nanti di Pilgub Banten,”pungkasnya.









