KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pengelolaan sampah energi listrik (PSEL) di Kota Tangerang mandek, hingga Juni 2025 belum beroperasi. Kondisi ini menuai perhatian publik, karena pengelolaan sampah di kota Tangerang menjadi terkendala.
Terkait ini, Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) yang concern dalam mendorong percepatan pelaksanaan PSEL di Kota Tangerang mendesak PT. Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) untuk hengkang dari Proyek Strategis Nasional tersebut, Pasalnya hingga saat ini Juni 2025 PSEL belum juga Beroperasi.
“Get Out Oligo!, PSEL Kota Tangerang harus segera beroperasi, TPA Rawa Kucing sudah sangat mengkhawatirkan dan Overload,” Ungkap Koordinator Kalung, Ade Yunus, Kamis 5 Juni 2025.
Ade berharap pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dapat mengambil alih segera pelaksanaan PSEL Kota Tangerang yang terkesan ‘mandeg’ dan tidak ada progress hingga tahun 2025.
“Kalau tidak mampu, silahkan hengkang, kami harap segera Danantara ambil alih, PSEL harus segera beroperasi secepat-cepatnya, Perpres 35/2018 itu percepatan bukan memperlambat,” Tegasnya.
Untuk diketahui Kota Tangerang merupakan Kota pertama di Provinsi Banten yang melaksanakan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) usai ditandantanganinya MoU antara Pemkot Tangerang dengan PT. Oligo Infra Swarna Nusantara pada 09 Maret 2022 silam.
Namun, sejak ditandatanganinya MoU, pemenang tender PT. Oligo Infra Swarna Nusantara baru melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Addendum AMDAL dan terakhir penataan Gunungan sampah pada September 2024 lalu.
Proyek dengan nilai investasi sebesar Rp2,585 Triliun atau setara 184,65 juta dolar AS tersebut ditargetkan dimulai tahun 2023 dan pada tahun 2025 fasilitas tersebut sudah bisa beroperasi.
Padahal sesuai target pada tahun 2025 fasilitas PSEL tersebut harusnya sudah bisa beroperasi namun hingga saat ini belum nampak aktivitas pembangunan fasilitas di TPA Rawa Kucing. Padahal proyek tersebut sangat mendesak mengingat kondisi TPA Rawa Kucing sudah hampir over kapasitas.










