
Berbeda dari single-single sebelumnya, lagu ini menonjol dengan nuansa quirky dan musik yang terinspirasi dari dunia sirkus, memberikan sentuhan yang unik pada karya terbaru Sovana.
Riani Sovana mengungkapkan bahwa ide untuk lagu “Cenayang” berakar dari kenangannya masa kecil menonton sirkus, yang menghadirkan campuran antara kegembiraan dan ketegangan.
Komposer film yang juga dikenal dengan karya-karyanya yang ikonik, Aghi Narottama, dipercaya untuk menjadi penata musik lagu ini. Sebelum mulai mengaransemen, Aghi melakukan riset mendalam, termasuk mempelajari musik dari grup sirkus dunia Cirque du Soleil, untuk menangkap esensi dari nuansa yang diinginkan oleh Sovana.
“Aghinya sangat antusias. Sebagai musisi, dia menikmati sekali proses penciptaan musik. Namun dia juga sangat terbuka terhadap ide-ide saya yang kadang sedikit absurd,” kata Sovana menceritakan dinamika kreatif antara dirinya dan Aghi Narottama.
Lagu “Cenayang” bercerita tentang perasaan seseorang yang merasa begitu dipahami saat bertemu dengan orang yang baru pertama kali dikenalnya.
“Bagi saya, lagu Cenayang merupakan perwujudan dalam merangkul diri, mencintai kelebihan dan kekurangan diri. Karena meski satu dunia menganggap kita aneh, akan ada seseorang (atau beberapa orang) yang memahami kita. Jadi, jangan takut untuk jadi diri sendiri, dan rangkul keunikan kita,” tegas Sovana, Rabu, 13 November 2024.
Lagu “Cenayang” menjadi penutup untuk album ketiga Riani Sovana yang juga bertajuk “Cenayang”. Album ini berisi kumpulan single yang telah dirilis Sovana sejak tahun 2019 hingga 2023, yang semuanya bertemakan musik sinematik.
Beberapa nama besar seperti Atiek CB, Thomas Ramdhan, Denny Chasmala, dan Popo Fauza turut berkolaborasi dalam album ini.
Untuk video klip lagu “Cenayang”, Sovana menggandeng sinematografer dan sutradara Faozan Rizal, yang sebelumnya sukses dengan film-film seperti Abracadabra dan Habibie & Ainun.
Rencananya, video klip ini akan dirilis dalam waktu dekat dan diharapkan dapat memperkuat atmosfer magis dan emosional dari lagu tersebut.
“Apakah kau cenayang? Atau roh gentayangan? Siapapun dirimu, kau memahamiku,” begitu sepenggal lirik dari lagu Cenayang yang kini bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital.
Dengan gaya musik yang terus berkembang dan berani mengeksplorasi berbagai nuansa, Cenayang menjadi bukti bahwa Riani Sovana terus berinovasi dan menantang batas-batas genre musik yang ia usung. (san/*) #foto: dok. cenayang









