KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kantor Wilayah Kementerian Haji Banten mencatat sebanyak sembilan jemaah haji asal Banten meninggal dunia selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Para jemaah wafat akibat sakit saat berada di Makkah maupun Madinah.
Data tersebut berasal dari 13 kelompok terbang (kloter) yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Hingga saat ini, proses pemulangan jemaah asal Banten masih terus berlangsung.
“Terdapat 9 jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi dari Banten. Jumlah itu dari 13 kloter,” ujar Kabag TU Kanwil Kementerian Haji Banten, Nasrul Latif, pada Senin, 22 Juni 2026.
Kota Tangerang Kehilangan Satu Jemaah Haji
Dari total sembilan jemaah yang meninggal dunia, satu di antaranya merupakan jemaah asal Kota Tangerang. Sementara Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah jemaah meninggal terbanyak.
Selain Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, jemaah yang meninggal juga berasal dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. Data tersebut tercatat selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
“Kabupaten Tangerang itu ada 4 jemaah, Pandeglang ada 3, Kabupaten Serang 1 jemaah, dan Kota Tangerang 1 jemaah,” kata Arul.
Tiga Jemaah Masih Dirawat di Rumah Sakit
Selain jemaah yang meninggal dunia, terdapat tiga jemaah asal Banten yang masih menjalani perawatan medis. Mereka dirawat di rumah sakit yang berada di wilayah Makkah dan Madinah.
Dua jemaah yang dirawat berasal dari Kabupaten Tangerang dan satu lainnya dari Kabupaten Pandeglang. Kondisi mereka terus dipantau oleh petugas haji setempat.
“Satu jemaah dari Pandeglang dan dua dari Kabupaten Tangerang. Yang saat ini dirawat yakni Muchdi Muchidin Imung, Siti Maswiah, dan Asmawi Sapei Mardaya,” ujar Arul.
Sebanyak 785 Jemaah Kota Tangerang Sudah Pulang
Proses pemulangan jemaah haji asal Banten masih terus berjalan secara bertahap. Hingga kini, sebanyak 5.076 jemaah dan petugas telah kembali ke Indonesia.
Dari jumlah tersebut, Kota Tangerang menyumbang 785 jemaah dan petugas yang telah tiba di Tanah Air. Jumlah itu merupakan bagian dari 13 kloter yang telah dipulangkan dari total 24 kloter asal Banten.
“Yang sudah kembali dari Kabupaten Tangerang ada 1.547 orang, Kota Tangerang ada 785 orang, Kota Tangerang Selatan terdapat 782 orang, Kabupaten Serang ada 782 orang, Kabupaten Pandeglang ada 383 orang, Kota Serang 394 orang, Kota Cilegon ada 393, dan Kabupaten Lebak 10 orang. Itu semua gabungan jemaah haji dan petugas,” ungkap Arul.










