KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kesehatan adalah aset paling berharga dan memiliki jaminan kesehatan menjadi langkah konkrit untuk menjaga aset tersebut. Sayangnya, kerap kali seseorang baru menyadari hal tersebut saat kondisi darurat telah terjadi. Namun, hal berbeda terjadi oleh Maimunah (42).
Sebagai seorang ibu rumah tangga, memiliki program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk diri sendiri adalah langkah strategis dan bijak dalam mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan. Saat ditemui, Maimunah berbagi cerita tentang pandangan dan rasa syukurnya terdaftar sebagai peserta program JKN.
“Alhamdulillah saya pribadi tidak pernah menggunakan program tersebut. Namun, menurut saya kita sebagai manusia perlu memiliki langkah pencegahan. Ya tidak hanya dengan menjaga pola makan, tapi memastikan bahwa saya dan keluarga juga harus memiliki jaminan kesehatan. Saya mempercayakan jaminan kesehatan saya pada program ini karena saya pernah baca bawa iuran program ini menganut sistem gotong royong. Setidaknya, jika saya tidak menggunakan program tersebut saya sudah membantu saudara saya yang lebih membutuhkan,” ungkap Maimunah, Kamis, 5 Juni 2025.
Dalam ceritanya, Ia menerangkan bahwa dengan menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan, seorang ibu rumah tangga sepertinya juga bisa mendapatkan akses pelayanan medis yang terjangkau. Mulai dari tindakan pencegahan, pemeriksaan rutin, hingga penanganan penyakit Ia dapat merasakannya tanpa memikirkan biaya pengobatan yang meroket.
Maimunah berpendapat hal ini juga bukti nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat Indonesia. Dengan memberikan jaminan kesehatan, pemerintah menjamin agar setiap masyarakat Indonesia mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan setara.
“Saya sebagai ibu anak dua dan kesibukan hanya mengurus rumah, sangat bersyukur bisa terdaftar di program ini. Saya merasa kalau cuman jaga pola makan ya bisa saja, tapi kan sakit gak ada yang tau. Makanya, saya sekeluarga selalu memastikan keaktifan kepesertaan dalam program ini. Beruntungnya pemerintah menghadirkan program ini untuk masyarakat Indonesia. Mendapatkan pelayanan kesehatan bukan lagi jadi angan-angan buat kami karena adanya program ini,” tutur Maimunah.
Lebih jauh, Maimunah menceritakan bahwa kesadaran akan pentingnya jaminan kesehatan masih menjadi tantangan di beberapa lapisan masyarakat terutama di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Namun, semangat Maimunah tak surut untuk mengingatkan lingkungan sekitarnya agar lebih memperhatikan keaktifan kepesertaan program JKNnya.
Baginya, ini juga bentuk membantu sesama agar lingkungan sekitar turut memperhatikan kesehatan dan terproteksi oleh jaminan kesehatan. Bentuk kepedulian Maimunah hadir dari rasa tanggung jawab sosial yang ia pegang teguh. Ia percaya bahwa kesehatan adalah hak setiap orang.
“Saya rasa masyarakat kadang kurang sadar bahwa program ini begitu penting untuk diri dan keluarga. Menurut saya, namanya manusia kita harus saling mengingatkan. Makanya, saya juga biasa untuk ingetin keluarga dan tetangga sekitar saya yang belum terdaftar program ini untuk segera mendaftarkan dirinya. Saya ingatkan juga jangan menunggu sampai sakit, nanti kalau sudah sakit malah tambah pusing memikirkan biaya yang meroket. Saya rasa untuk mengingatkan memang sudah menjadi tanggung jawab sosial bersama,” ujar Maimunah.
Menutup ceritanya, Maimunah turut berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan dan turut terdaftar dalam program JKN ini. Ia juga berpesan bagi masyarakat Indonesia yang telah terdaftar ikut serta dalam menyebarluaskan dan mengingatkan kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar untuk mendaftarkan diri dalam program ini.
Tak hanya berpesan bagi masyarakat Indonesia, Maimunah juga berpesan kepada BPJS Kesehatan agar terus mempertahankan bahkan meningkatkan pelayanan yang telah diberikan dan dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang terdaftar sebagai peserta program JKN.
“Bagi masyarakat Indonesia, saya harap selalu menjaga kesehatannya. Tapi, jangan lupa untuk terdaftar pada program ini sebagai langkah pencegahan. Bagi yang sudah terdaftar, bisa sama-sama untuk mengingatkan keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya agar terdaftar dalam program ini. Terakhir, walau saya sejauh ini merasa puas dengan pelayanan program JKN, namun saya tetap berharap agar BPJS Kesehatan terus mempertahankan dan meningkatkan pelayanan program ini.” tutup Maimunah.









