KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus hadir untuk masyarakat Indonesia. Mohammad Prayogo (28) salah satu peserta segmen merasakan manfaat dari program tersebut. Prayogo sedang mengunjungi kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang untuk mengurus proses non aktif kepesertaan ayah kandungnya yang telah meninggal dunia.
Dalam ceritanya, Ayah dari Prayogo diketahui telah menderita sakit komplikasi yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Seiring dengan berjalannya waktu, kesehatan Ayahnya semakin menurun, dan akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir pada bulan awal tahun 2025.
Meski merasa kehilangan yang mendalam, Prayogo mengungkapkan rasa syukurnya karena selama proses perawatan ayahnya, keluarga tidak dibebani biaya apapun terkait pengobatan. Sebagai penerima manfaat dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Prayogo merasa terbantu oleh manfaat yang diberikan oleh program ini.
Menurutnya, menjadi peserta JKN merupakan langkah yang ditempuh agar seluruh keluarganya dapat merasakan fasilitas kesehatan yang layak tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun.
“Alhamdulillah, saya bersyukur memiliki program JKN. Selama ayah saya dirawat, saya dan keluarga tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan. Semua ditanggung oleh program ini, mulai dari biaya rumah sakit, obat-obatan, hingga prosedur medis lainnya. Kami hanya fokus pada pemulihan beliau tanpa harus berpikir soal biaya, ini benar-benar membantu kami sebagai keluarga. Proses administrasinya juga cukup mudah, kami hanya menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan semua layanan kesehatan yang diperlukan tersedia,” ujar Prayogo, Senin, 11 Mei 2025.
Setelah Ayah Prayogo meninggal dunia, Prayogo memutuskan untuk mengurus proses menonaktifkan status kepesertaan BPJS Kesehatan. Tanpa banyak kesulitan, ia mendatangi kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang untuk menyelesaikan administrasi tersebut.
Menurut Prayogo, proses menonaktifkan status peserta berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Prayogo menambahkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan sangat memuaskan. Ia merasa sangat dihargai sebagai peserta, dan ia yakin bahwa sistem BPJS Kesehatan memang dirancang untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi setiap peserta, terutama dalam situasi yang penuh tekanan seperti yang dialami oleh keluarganya.
“Saya datang ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang untuk mengurus proses non aktif. Alhamdulillah, semua berjalan dengan cepat dan mudah. Petugas di sana sangat ramah dan profesional. Tadi saya dibantu dengan petugas untuk scan QR kemudian mengisi data-data sesuai keperluan saya, dan tidak menunggu lama penonaktifan ayah saya selesai dengan cepat. Semua kebutuhan administrasi juga tidak ada masalah sama sekali, ” jelasnya.
Melalui pengalamannya, Prayogo merasa bahwa BPJS Kesehatan bukan hanya memberikan jaminan kesehatan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta. Menurutnya, JKN adalah program yang sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang menghadapi situasi medis yang tidak terduga.
Dalam kondisi seperti ini, setiap orang pasti menginginkan perlindungan kesehatan yang memadai tanpa harus khawatir soal biaya yang membengkak. Prayogo mengajak masyarakat untuk selalu memanfaatkan program JKN dengan sebaik-baiknya. Ia percaya bahwa dengan bergabung dalam BPJS Kesehatan, setiap orang dapat memperoleh akses ke pelayanan kesehatan yang lebih baik tanpa harus khawatir dengan biaya yang tinggi.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu pengobatan Ayah saya. Terutama program JKN ini yang membantu biaya pengobatan Ayah saya. Jadi saya berharap tidak ada lagi masyarakat yang ragu untuk mendaftar menjadi peserta program JKN. Program ini sangat membantu, terutama di saat-saat sulit seperti yang kami alami. Saya sangat berterima kasih atas semua pelayanan yang telah diberikan BPJS Kesehatan,” pungkas Prayogo.









