KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Bagi Siti Aisyah (38), kelahiran anak menjadi momen penuh rasa syukur sekaligus pembuktian nyata manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aisyah menceritakan berkat program JKN, proses persalinan secara operasi sesar yang ia jalani di RS Ibu dan Anak (RSIA) Pratiwi berjalan lancar tanpa beban biaya sepeserpun. Senin, 11 Agustus 2025.
Sebelum melahirkan, ia sempat khawatir dengan biaya yang akan dikeluarkan. Sebab, untuk anak kelima, biaya persalinan tidak lagi ditanggung oleh asuransi kantor suami.
Mengingat hal tersebut, Aisyah pun memutuskan untuk memanfaatkan kepesertaan JKN yang telah lama dimiliki. Melalui tim Jamkesnews, Aisyah menyampaikan bahwa keputusan yang Ia lakukan terbukti sangat tepat.
“Kalau harus bayar sendiri biayanya pasti berat sekali, bisa habis puluhan juta. Belum biaya lainnya yang juga sama pentingnya. Asuransi dari kantor suami juga sudah tidak bisa digunakan untuk anak kelima ini. Untungnya, saya sekeluarga sudah terdaftar sebagai peserta program JKN. Akhirnya kami memilih program ini untuk dapat menjamin kelahiran anak kelima kami. Menurut kami, ini adalah pilihan yang tepat,” ujar Aisyah.
Aisyah mengaku, meskipun menggunakan program JKN ia tetap mendapatkan kamar rawat yang nyaman serta pendampingan tenaga kesehatan yang ramah dan profesional.
Menurutnya, tidak ada perbedaan kualitas pelayanan antara pasien umum dan peserta program JKN di rumah sakit tersebut. Menurut Aisyah, semua prosedur dan tindakan yang diberikan juga sesuai standar yang berlaku. Ini menjadi bukti nyata bahwa tidak adanya diskriminasi kepada peserta program JKN.
“Alhamdulillah, semua prosedur dari pemeriksaan awal, rawat inap, hingga tindakan operasi sesar, bisa ditanggung asal sesuai ketentuan dan alur pelayanan. Rasanya lega sekali karena saya bisa fokus memulihkan diri dan merawat bayi. Dari awal masuk rumah sakit sampai pulang, semua petugas juga melayani dengan baik. Dokternya menjelaskan setiap tahap dengan jelas, perawatnya sigap membantu, dan semua berjalan sesuai prosedur. Saya merasa sangat terbantu dan nyaman,”
Selain proses kelahiran, Aisyah juga merasa sangat terbantu dalam menjalani perawatan pasca persalinan. Ia menceritakan bahwa petugas dengan sabar memberikan penjelasan mengenai prosedur kontrol kesehatan ibu setelah melahirkan.
Tak hanya itu, rasa lega juga ia rasakan karena bayinya dapat menjalani pemeriksaan rutin di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Menurutnya, layanan tersebut memudahkan keluarga untuk memastikan tumbuh kembang bayi terpantau sejak dini, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
“Petugas juga sudah infoin saya tadi katanya jangan lupa untuk kontrol setelah melahirkan. Tadi bilangnya tidak usah jauh-jauh, bisa lewat faskes 1 yang telah terdaftar saja. Jadi lebih dekat dengan rumah dan lebih mudah aksesnya. Ya menurut saya, kasihan juga kalau anak bayi baru lahir dibawa jalan jauh. Benar-benar terbantu dan lega dengan hadirnya layanan ini kepada peserta program JKN,” ungkapnya.
Bagi Aisyah, pengalaman melahirkan anak kelima menggunakan program JKN menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari manfaat ini dan tidak menunda untuk mendaftarkan diri sebagai peserta, terutama bagi ibu hamil.
Menurutnya, tidak ada yang salah dari mempersiapkan diri sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi. Ini bentuk langkah preventif untuk diri sendiri dan juga keluarga.
“Ini semua jadi pembelajaran bahwa memiliki jaminan kesehatan merupakan hal penting untuk kita semua, baik yang belum berkeluarga apalagi yang sudah berkeluarga. Kita tidak pernah tahu kapan sakit itu terjadi, dengan memiliki jaminan kesehatan setidaknya sudah memiliki langkah pencegahan yang baik. Ini benar-benar berharga menurut saya dan saya berharap masyarakat Indonesia juga menyadari manfaat ini dan tidak menunda. Sekali lagi, saya sangat berterima kasih dengan kehadiran program JKN. Semoga semakin baik lagi agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutup Aisyah.
Penulis : Rls
Editor : Eky F









