TANGERANG, LENSABANTEN. CO. ID– Pemerintah Kota Tangerang bersama elemen masyarakat kembali memberangkatkan tim relawan menuju lokasi bencana di Sumatera dan Jawa melalui jalur darat pada Rabu, 21 Januari 2026.
Keberangkatan kedua ini menandai transisi aksi dari fase kegawatdaruratan menuju fase pemulihan atau recovery. Misi utama dalam keberangkatan kali ini adalah membangun legasi nyata bagi masyarakat terdampak melalui perbaikan infrastruktur yang sangat dibutuhkan.
Ika Lestari, selaku ketua tim, menjelaskan bahwa fokus utama fase pemulihan ini adalah renovasi sarana ibadah. Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi panjang lintas komunitas dan lembaga keagamaan, mengingat momentum bulan suci Ramadan yang sudah semakin dekat.
“Ini menjelang bulan suci Ramadan menjadi satu momentum di mana masyarakat kita yang mayoritas Muslim di daerah yang terkena musibah itu butuh sarana ibadah untuk salat tarawih dan lain-lain,” ujar Ika Lestari saat ditemui sebelum keberangkatan.
Sebanyak 12 sarana ibadah menjadi target renovasi yang tersebar di beberapa titik strategis, meliputi enam titik di Sumatera Barat, empat di Aceh, dua di Tamiang, satu di Sumatera Utara, serta tambahan satu titik di kawasan Semeru, Jawa Timur.

Tim relawan yang diberangkatkan terdiri dari 10 hingga 15 personel yang akan bekerja secara kolaboratif dengan relawan yang sudah ada di lokasi maupun masyarakat setempat. Ika menegaskan bahwa tim akan menetap di lokasi hingga pekerjaan benar-benar tuntas.
“Rencananya mereka akan standby di sana sampai dengan selesai, sampai sarana rumah ibadah yang kita renovasi itu selesai dan bisa digunakan,” tambahnya.
Terkait pembiayaan, total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Besaran bantuan untuk tiap lokasi akan bersifat variatif karena menyesuaikan dengan kondisi kerusakan masing-masing bangunan di lapangan.
Anggaran ini merupakan amanah dari bantuan dana pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kota Tangerang. Target penyelesaian ditetapkan sebelum memasuki bulan puasa agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh warga secara maksimal.
Sebagai tanda sumbangsih dari warga Kota Tangerang, nantinya akan dipasang prasasti di setiap sarana ibadah yang telah diperbaiki. Ika Lestari menutup penjelasannya dengan harapan agar proses ini berjalan lancar.
“Nanti ada tim lagi yang datang di akhir untuk penyerahan langsung dan memberikan prasasti bahwasanya fasilitas ibadah yang kita kerjakan ini adalah hasil sumbangsih pemerintah dan masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya.









