TANGSEL, LENSABANTEN.CO.ID – Sebuah pabrik yang berada di Jalan Arya Putra Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meresahkan warga. Pasalnya asap yang dikeluarkan menimbulkan bahaya kesehatan bagi warga sekitar.
Salah seorang warga yang tidak jauh dari lokasi pabrik, Safrul menuturkan sempat mengalami sesak nafas. Maka itu, dirinya berencana untuk berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel untuk meminta ketegasan sikap pemerintah.=a.
“Saya rencana mau mendatangi DLH, karena membiarkan pembakaran arang dekat rumah warga. Semoga Wali Kota Tangsel ikut prihatin mengenai hal ini,” ujarnya.
Tidak berbeda jauh, Hani, warga sekitar menuturkan anaknya juga pernah bernasib sama dengan Safrul. Asap yang diduga berasal dari pembakaran arang di pabrik terhirup sehingga membuat nafas anaknya sesak.
“Anak saya sempat mengalami sesak nafas hingga masuk IGD, gara-gara sering menghirup asap tebal dari pabrik arang. Lokasinya dekat pemukiman warga jadi sangat merugikan kita,” katanya, Kamis 20 Juni 2024.
Diketahui, Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel sempat mendatangi pabrik tersebut dan aktivitas berhenti selama dua bulan. Namun saat ini, pabrik tersebut beroperasi lagi.
Atas hal ini, RT dan RW setempat sepakat akan mendatangi Kantor DLH Kota Tangerang Selatan, untuk mempertanyakan kenapa tidak ada tindakan tegas terhadap pabrik arang yang terbukti telah menganggu kesehatan warga.










