KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Warga RT 04/RW 14 Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, menyampaikan rasa kecewa dan keresahannya akibat tumpukan sampah liar yang terus menggunung di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa.
Mirisnya, lokasi penumpukan sampah tersebut berada tidak jauh dari Kantor Kecamatan Pinang, namun hingga kini belum terlihat adanya upaya serius dari pihak berwenang untuk menanganinya.
“Kami sudah sangat geram dan kecewa dengan kondisi ini,” ujar perwakilan warga saat ditemui di lokasi pada Senin, 14 Juli 2025.
Menurut mereka, hampir setiap hari ada saja oknum yang membuang sampah secara sembarangan di area tersebut, tanpa memperhatikan dampak lingkungan maupun kenyamanan warga sekitar.
Keberadaan tumpukan sampah itu dinilai sangat mengganggu, baik dari segi estetika, kebersihan, maupun kesehatan. Warga menyebut bau menyengat kerap tercium saat melewati jalan tersebut, apalagi ketika hujan turun dan sampah bercampur dengan air limbah, menciptakan genangan kotor yang dapat menjadi sarang penyakit.
Selain itu, warga juga mengkhawatirkan potensi banjir akibat saluran air yang tersumbat sampah, terutama saat musim hujan. Kondisi ini juga bisa memperburuk kualitas lingkungan serta mencoreng citra wilayah yang seharusnya berada di bawah pengawasan langsung aparat kecamatan.
Menanggapi hal ini, warga meminta langkah nyata dari pemerintah setempat, termasuk pemasangan kamera pengawas (CCTV), papan peringatan yang jelas dan resmi, serta pengawasan intensif dari Satpol PP untuk mencegah aktivitas pembuangan sampah liar. Mereka juga berharap adanya sanksi tegas bagi para pelaku.
“Cukup sudah warga yang harus menanggung akibatnya,” tegas mereka.
Dengan makin parahnya kondisi tersebut, masyarakat berharap keluhan ini tidak hanya menjadi sorotan sesaat, melainkan segera ditindaklanjuti melalui tindakan konkret. Warga percaya, dengan komitmen dan kerja sama antara aparat dan masyarakat, masalah sampah bisa diatasi secara menyeluruh demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.








