KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Kota Tangerang tengah mengawasi kesehatan 16 siswa sekolah rakyat yang akan memulai pembelajaran pada bulan Agustus 2025.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang, Sari Nur Arofah, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bagian dari persiapan mereka sebelum memulai kegiatan belajar.
Menurut Sari, pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari program Dinas Kesehatan yang memberikan cek kesehatan gratis untuk usia sekolah.
Pemeriksaan dilakukan di Dinas Sosial, dengan fokus pada aspek seperti tinggi badan, berat badan, status gizi, dan kebugaran.
“Ada 15 jenis pemeriksaan yang dilakukan, kita juga periksa kesehatan mereka kebugaran mereka,”ujarnya.
Hasil pemeriksaan akan memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan mereka sebelum memulai kegiatan belajar.
Arif Rahman, Kepala Seksi Data Dinas Sosial Kota Tangerang, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bukanlah tes kesehatan, melainkan pemeriksaan kesehatan umum untuk menilai kebugaran siswa sebelum mereka memulai pembelajaran.
Meskipun awalnya terdapat 15 siswa, namun setelah penambahan peserta dari Neglasari, jumlahnya menjadi 16.
TONTON VIDEONYA :
Kuota peserta siswa sekolah rakyat Kota Tangerang sekitar 28, namun yang terdaftar pada list Kementerian Kesehatan hanya 15.
Setelah pemeriksaan kesehatan, siswa-siswa ini akan memulai kegiatan belajar mengajar di asrama.
“Mereka yang masih perlu peningkatan kebugaran akan didampingi untuk berolahraga minimal 30 menit setiap hari, sebelum memulai kegiatan belajar mereka pada Agustus mendatang,”kata Arif.
Hasil dari pemeriksaan kesehatan ini tidak berpengaruh kepada kepesertaan mereka sebagai siswa sekolah rakyat.









