Warga Masih Cuci Pakai Air Sungai Cisadane Meski Tahu Tercemar Pestisida

Warga Masih Cuci Pakai Air Sungai Cisadane Meski Tahu Tercemar Pestisida

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Warga yang tinggal di bantaran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, masih memanfaatkan air kali untuk mencuci pakaian. Hal itu tetap dilakukan meski kabar dugaan pencemaran pestisida sudah mereka dengar.

Pagi itu, aktivitas mencuci terlihat seperti biasa. Ember dan pakaian kotor dibawa ke tepian sungai, lalu digosok dan dibilas dengan air yang mengalir.

Bacaan Lainnya

Nengsih (68), warga Beringin, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, mengatakan dirinya sudah terbiasa mencuci di sungai tersebut sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya, kebiasaan itu sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Dari dulu memang nyuci di sini, sudah biasa. Jadi ya tetap saja ke sini,” ujar Nengsih kepada Lensa Banten pada Senin, 16 Februari 2026.

Ia mengaku sempat mendengar informasi bahwa air sungai diduga terkontaminasi pestisida. Namun, ia tetap datang ke bantaran kali untuk mencuci karena merasa sudah terbiasa.

“Sudah kebiasaan saja. Dari dulu juga pakai air sini buat nyuci,” katanya.

Menurut Nengsih, selama ini ia menggunakan air sungai hanya untuk mencuci pakaian dan tidak untuk dikonsumsi. Ia pun tidak terlalu memikirkan isu yang beredar selama aktivitas sehari-harinya masih bisa berjalan.

“Kalau buat minum tentu tidak. Ini cuma buat nyuci saja seperti biasa,” ucapnya.

Meski demikian, Nengsih berharap ada penjelasan yang jelas dari pihak terkait mengenai kondisi air sungai. Ia ingin mengetahui secara pasti apakah air tersebut benar-benar berbahaya atau masih aman untuk kebutuhan mencuci.

Hingga kini, aktivitas mencuci di Sungai Cisadane masih terus berlangsung. Bagi Nengsih, rutinitas itu tetap dijalani seperti hari-hari sebelumnya, meski isu pencemaran tengah menjadi perhatian.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.