LENSABANTEN.CO.ID — YYForce Inc. (NASDAQ: YFOR), perusahaan penyedia solusi tenaga kerja, pengelolaan fasilitas terpadu, dan layanan robotika berbasis teknologi, menyampaikan apresiasi kepada Tesla Inc. dan CEO Elon Musk atas dimulainya produksi robot humanoid Optimus di Fremont, California, Amerika Serikat.
YYForce menilai langkah tersebut menjadi perkembangan penting bagi ekosistem kecerdasan buatan fisik (physical AI), seiring meningkatnya pengembangan robot humanoid untuk penggunaan di dunia nyata. Tesla menyatakan produksi Optimus di California masih berada pada tahap awal peningkatan kapasitas, sementara pengembangan perangkat keras dan proses manufaktur terus berlangsung.
Di tengah perkembangan industri robotika tersebut, YYForce berencana menempatkan robot humanoid pertamanya di Novotel Singapore on Stevens pada awal November 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mengevaluasi penerapan teknologi robot humanoid dalam operasional industri perhotelan.
CEO YYForce Mike Fu mengatakan, Tesla dan timnya terus mendorong inovasi dalam teknologi robotika dan sistem otonom. Menurut dia, kemajuan produksi robot humanoid berpotensi mempercepat pengembangan penerapan teknologi tersebut secara praktis.
“Di YYForce, kami berfokus menghubungkan kemajuan teknologi robotika dengan kondisi operasional di lapangan, kebutuhan pelanggan, serta pengalaman tenaga kerja di lini depan,” kata Mike Fu.
Uji Penerapan Robot di Industri Perhotelan
Penempatan robot humanoid di Novotel Singapore on Stevens direncanakan untuk mendukung pengujian langsung, penilaian alur kerja, serta evaluasi kolaborasi antara manusia dan robot.
Melalui tahap awal tersebut, YYForce akan mengevaluasi kesesuaian penggunaan robot humanoid di lingkungan perhotelan, kebutuhan integrasi sistem, pelatihan staf, serta kinerja operasional.
Perusahaan menyatakan cakupan dan kecepatan penerapan robot akan bergantung pada kesiapan teknis, kebutuhan operasional di lokasi, dan hasil evaluasi awal. Temuan dari pengujian tersebut akan menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut serta kemungkinan perluasan penerapan.
Mike Fu mengatakan, penempatan robot humanoid pertama di Novotel merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan fisik.
Menurut dia, evaluasi tersebut ditujukan untuk mengidentifikasi kondisi yang memungkinkan robot bekerja secara andal, membantu karyawan, serta memberikan manfaat terukur bagi pelanggan di sektor perhotelan.
Perkuat Kapabilitas Adopsi Robotika
YYForce menilai kemajuan perangkat keras robot humanoid membuka peluang pengembangan layanan pendukung, mulai dari integrasi sistem, pelatihan tugas, implementasi, pemeliharaan, hingga layanan robotika berkelanjutan.
Strategi perusahaan menggabungkan pengalaman dalam pengelolaan tenaga kerja dan fasilitas dengan pengembangan kemampuan di bidang robotika.
Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung penerapan robot di lingkungan perusahaan, termasuk mengevaluasi kemampuan robot bekerja berdampingan dengan manusia dan berintegrasi dengan alur kerja yang sudah berjalan.
YYForce menegaskan, rencana penempatan robot humanoid di Novotel Singapore on Stevens merupakan inisiatif mandiri perusahaan. Pengumuman tersebut tidak menyatakan adanya kemitraan, perjanjian pasokan, ataupun dukungan resmi dari Tesla.
Perusahaan juga menegaskan bahwa rencana penempatan tersebut tidak berarti robot yang akan digunakan merupakan robot Optimus buatan Tesla.








