Aktivis dan Seniman Kota Tangerang Gelar Aksi Solidaritas untuk THL

Aktivis dan Seniman Kota Tangerang Gelar Aksi Solidaritas untuk THL
Aktivis dan Seniman Kota Tangerang Gelar Aksi Solidaritas untuk THL. Foto : Dony Ambarita

 KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Komunitas seniman Tangerang menggelar acara bertajuk “Refleksi Seni: Solidaritas untuk Tenaga Harian Lepas (THL) di Taman Elektrik Pusat Pemerintahan, Kota Tangerang, Banten, Minggu, 12 Januari 2025.

Acara ini bertujuan untuk pembelaan terhadap THL yang tidak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan sempat menyoroti Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Jatmiko.

Bacaan Lainnya

Beragam pertunjukan seni, termasuk teater, debus, dan pameran lukisan, ditampilkan oleh seniman lokal. Karya-karya yang dipersembahkan menggambarkan kehidupan sehari-hari THL.

Diilema pekerja THL dalam menghadapi ketidakpastian pekerjaan dan minimnya perhatian Pemkot. Pertunjukan ini berhasil menyentuh hati penonton dan memicu diskusi mengenai pentingnya regulasi, birokrasi yang lebih baik untuk memperjuangkan hak-hak THL.

Selain pertunjukan, acara ini juga menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri Permana, perwakilan THL, aktivis hak pekerja, dan pejabat pemerintah.

Mereka membahas berbagai isu, mulai dari status THL dari paruh waktu hingga penuh waktu dan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Acara ini mendapatkan perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang yang menunjukkan kepeduliannya terhadap THL.

“Kami masih menunggu apa yang menjadi langkah teman-teman dari Pemkot Tangerang, karena pada prinsipnya kami juga sudah melakukan komunikasi formal pada saudara-saudara kami di DPR RI yang membidangi urusan pemerintahan daerah,” ujarnya kepada awak media.

Andri mengupayakan hasil dari perjuangan para THL ini akan sampai pemerintah pusat dan Badan Kepegawaiaan Negara (BKN), mengingat kejadian ini bukanlah semerta-merta tidak diperhatikan.

“Yang pasti saat yang menjadi upaya dari teman-teman Pemkot akan membuahkan hasil dan kami akan mengangkat isu terkait P3K ini sampai ke pemerintah pusat baik itu ke DPR RI juga ke BKN,” imbuhnya.

“Pasca BKPSDM mengeluarkan rilis yang sama menurut saya percuma, pasti kita akan mendapatkan jawaban yang sama, dan pasti hanya menyodorkan angka-angka saja, karena pada akhirnya ini sudah tidak bisa ditunggu lagi, dan waktu akan terus berjalan,” tambah Andri.

Meski demikian, Andri mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkomunikasi ke Pemerintah Pusat.

“Kami sudah berkomunikasi dengan kementerian dan juga dari Komisi II DPR RI, mudah-mudahan apa yang menjadi gerakan teman-teman soladiritas hari ini dan bersama seniman juga bisa memberikan tekanan kepada pemerintah pusat bahwa ini masalah yang real di kota Tangerang, urgensi menjadi skala prioritas” tandasnya.

Sebagai informasi, Refleksi Seni: Solidaritas untuk THL” menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi medium efektif untuk menyuarakan isu-isu sosial dan mendorong perubahan dalam masyarakat.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.