Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Pasang Alat Pantau Real Time

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Pasang Alat Pantau Real Time

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat sistem mitigasi banjir berbasis teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penambahan titik pantau banjir yang terintegrasi dalam aplikasi Si Pantau, guna meningkatkan kecepatan respons dan penanganan sejak dini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan saat ini terdapat sekitar 19 hingga 21 titik pantau banjir yang telah terpasang dan aktif. Sejumlah titik tersebut berada di wilayah hulu sungai, sebagai bagian dari strategi penguatan sistem peringatan dini.

Bacaan Lainnya

“Kalau tidak salah ada sekitar 19 atau 21 titik pantau. Tahun kemarin kita tambah di hulu sungai, jadi kita konsen di hulu supaya response time kita lebih baik dan penanganan bisa lebih dini,” ujar Taufik.

Menurutnya, fokus pada wilayah hulu memungkinkan Pemerintah Kota Tangerang memperoleh waktu respons yang lebih panjang sebelum potensi banjir mencapai wilayah hilir. Dengan demikian, langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.

“Tahun lalu kita juga bekerja sama dengan provinsi, Jawa Barat, BSDA, dan BBWS. Kita pasang alat pantau di beberapa titik di hulu, seperti di Sungai Cirarab, Cisadane, dan Angke,” jelasnya.

Dengan adanya sistem pemantauan tersebut, data ketinggian muka air dapat dipantau secara real time dan dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan cepat. Data ini kemudian dikembangkan lebih lanjut ke dalam aplikasi Si Pantau yang kini dilengkapi fitur peringatan dini.

“Alhamdulillah, data ini kita gunakan untuk monitoring dan kita kembangkan aplikasinya dengan fitur peringatan dini,” kata Taufik.

Melalui fitur tersebut, masyarakat di kawasan rawan banjir diimbau untuk mendaftarkan diri dalam aplikasi Si Pantau. Jika terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir, pengguna akan menerima notifikasi peringatan secara langsung.

“Warga kami imbau mendaftar di Si Pantau. Kalau mereka berada di kawasan rawan banjir, mereka akan mendapatkan peringatan banjir. Bahkan walaupun warga sedang berada di luar daerah, selama datanya diinput di Kota Tangerang, tetap bisa mendapat informasi kondisi ketinggian air,” ujarnya.

Aplikasi Si Pantau dapat diakses secara real time melalui laman https://sipantau.dpuprkotang.info/ atau dengan mengunduh aplikasi “SIPANTAU” versi mobile yang tersedia di Play Store maupun App Store.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.