Arus Balik Lebaran 2024, Jumlah Perjalanan Kapal dan Kapasitas Rute Panjang-Ciwandan Ditambah

Pemduik motor masuk ke kapal laut di pelabuhan ciwandana, Kota Cilegon, Banten, Senin (08/04/2024). Puncak arus mudik akhir Pelabuhan ciwandana Kota Cilegon sedikit lengang oleh para pemudik pada pukul 13:00 WIB, tidak seperti hari kemarin yang terjadi penumpukan kendaraan. FOTO : Ilham Herda Fauzi/LENSABANTEN

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan serangkaian langkah antisipasi yang telah disiapkan pemerintah untuk menghadapi kepadatan penumpang penyeberangan dari Sumatera ke Jawa pada masa puncak arus balik Lebaran 2024. Hal ini disampaikan saat kunjungan di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang, Lampung, Minggu (14/4).

Salah satu langkah yang diambil adalah peningkatan jumlah kapal yang dioperasikan dari 131 menjadi 146 trip. Selain itu, pemerintah juga membuat war room yang menyajikan data dan informasi aktivitas pelabuhan secara digital. Ada juga pengoperasian kapal dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan dengan daya angkut 1.445 unit kendaraan kecil.

Bacaan Lainnya

“Pada arus mudik, Bakauheni menerima kapal dari Merak dan Ciwandan, akibatnya rotasi dari Pelabuhan Merak tidak maksimal karena terinterupsi dengan kapal dari Pelabuhan Ciwandan. Saat ini pada arus balik, kapal dari Pelabuhan Ciwandan sudah ke Pelabuhan Panjang. Lalu kita memiliki war room, semua stakeholder hadir, dengan satu layar yang memantau keberangkatan kapal sehingga tidak ada delay berarti,” ujar Menhub dilansir dari lamn Kemenhub, Senin, 15 April 2024.

Setelah mengadakan Rapat Tindak Lanjut Kesiapan Arus Balik 2024, Menhub memantau arus balik melalui war room dan meninjau local port service (LPS) dan dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni. Kemudian, Menhub menuju Pelabuhan Panjang untuk melihat kondisi pelabuhan alternatif tersebut dan bertemu dengan penumpang.

Di Pelabuhan Panjang, Menhub mengimbau agar masyarakat memanfaatkan pelabuhan alternatif Panjang, yang mengoperasikan tiga armada kapal negara dan swasta dengan rute Panjang-Ciwandan pada 12-18 April 2024. Ketiga kapal tersebut berangkat pada pukul 12.00, 14.00, dan 16.00 WIB, untuk mencegah penumpukan di Pelabuhan Bakauheni.

“Masyarakat dapat menggunakan Pelabuhan Panjang secara maksimal. Kapal di sini menyeberang ke Pelabuhan Ciwandan, lalu sampai sana akan dikawal Kepolisian,” kata Menhub.

Menhub juga menyampaikan harapannya bahwa upaya antisipasi yang telah disiapkan dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus balik penyeberangan dari Sumatera ke Jawa. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga turut berbicara, menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan upaya maksimal untuk mengurai kepadatan, namun faktor cuaca tetap menjadi pertimbangan utama.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi seperti Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika, serta Dirut PT. ASDP Ira Puspadewi.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.